Jejak Rekam Politik dan Harta Kekayaan Andar Amin Harahap

Ketua terpilih Partai Golkar Sumatera Utara, Andar Amin Harahap. (Foto: Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Nama Andar Amin Harahap kian menuai perhatian publik setelah resmi menakhodai Partai Golkar Sumatra Utara (Sumut) periode 2025–2030. Anggota DPR RI itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sumut yang digelar pada Minggu (1/2/2026).
Pada pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) XI Golkar Sumut, Andar menjadi satu-satunya calon yang memenuhi syarat dukungan. Dari total 39 pemilik suara, ia mengantongi 31 surat dukungan sah, jauh melampaui ambang batas minimal 30 persen.
Sementara itu, calon lain, Hendriyanto Sitorus, gugur dari bursa pencalonan karena hanya mengantongi dua surat dukungan yang dinyatakan sah. Hal itu diungkapkan secara langsung oleh Ketua Steering Committee Musda XI, Syamsul Qomar.
Pasalnya, pada laporan SC, Syamsul Qomar menyampaikan sejumlah surat dukungan lainnya tidak dapat diverifikasi karena bersifat duplikat dan memiliki penerbitan tanggal yang sama.
Berdasarkan data dari situs resmi MPR, Andar Amin Harahap lahir di Padangsidimpuan pada 26 Januari 1982. Usai menyelesaikan pendidikan SMA, ia melanjutkan studi ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Karier birokrasinya dimulai dari Sekretaris Desa di Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kepala Divisi Mutasi BKD Padang Lawas Utara (Paluta) serta Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Paluta.
Langkah politiknya dimulai pada Pilkada 2012, saat ia mencalonkan diri sebagai Wali Kota Padangsidimpuan. Andar terpilih dan menjabat periode 2013–2018, berpasangan dengan Muhammad Isnandar Nasution.
Pada Pilkada 2018, Andar kembali maju, tetapi sebagai Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) dan berpasangan dengan Haryro Harahap. Pasangan ini menang melawan kotak kosong, sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan ayah Andar, Bachrum Harahap, yang sebelumnya menjabat Bupati Paluta selama dua periode.
Usai menyelesaikan jabatannya sebagai Bupati Paluta, ia kemudian mengikuti kontestasi legislatif tingkat DPR RI pada tahun 2024. Pada kontestasi tersebut, ia berhasil mengantongi 140.063 suara yang kemudian mengantarkan dirinya sebagai anggota Komisi II DPR RI.
Sementara itu, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2023, yang dilihat Mistar pada Selasa (3/2/2026), Andar Amin tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 10.010.754.069.
Rincian aset tersebut meliputi 21 bidang tanah dan bangunan senilai sekitar Rp 2,6 miliar, yang tersebar di Paluta, Tapanuli Selatan, dan Kota Medan. Di antaranya juga meliputi empat unit mobil senilai Rp 738 juta, Harta bergerak lainnya sebesar Rp 1,5 miliar, dan setara kas mencapai Rp 5 miliar.
Terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua Golkar Sumut menandai babak baru kepemimpinan partai berlambang pohon beringin itu. Pasalnya, Golkar di Sumut menjadi partai pemenang dan berhasil merebut kursi Ketua DPRD Sumut.
Dengan modal pengalaman birokrasi, eksekutif daerah, legislatif nasional, serta dukungan politik yang solid, Andar kini dihadapkan pada tantangan besar mengonsolidasikan Golkar Sumut menuju kontestasi politik berikutnya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
KAI Sumut Ajak Masyarakat Tumbuhkan Budaya Sabar dan Peduli























