Ihwan Ritonga Dorong Pemanfaatan Lahan Negara untuk Hadirkan Hunian Bagi Warga

Wakil Ketua DPRD Sumut, Ihwan Ritonga. (foto: ari/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Ihwan Ritonga, menyoroti masih banyaknya aset negara termasuk lahan milik perkeretaapian yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, kondisi ini menjadi peluang besar untuk menghadirkan solusi hunian yang aman dan manusiawi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Masih banyak warga yang tinggal di sepanjang rel kereta api dengan kondisi memprihatinkan dan berisiko tinggi. Ini tidak bisa dibiarkan. Kita harus hadir dengan solusi nyata berupa pembangunan perumahan yang lebih layak,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia mengusulkan pembangunan hunian vertikal seperti flat atau apartemen murah sebagai langkah konkret menjawab keterbatasan lahan di kawasan perkotaan. Selain meningkatkan kualitas hidup warga, konsep ini juga diyakini mampu menekan potensi kecelakaan di jalur perkeretaapian.
Gagasan tersebut, katanya, terinspirasi dari perhatian Presiden Prabowo Subianto saat meninjau kawasan padat penduduk di Jakarta. Dalam kunjungan itu, Presiden melihat langsung kondisi warga yang tinggal di sekitar rel dan menangkap aspirasi mereka akan kebutuhan hunian yang lebih layak.
“Respons masyarakat sangat positif. Ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk bergerak cepat dan mengambil peran,” kata politisi Gerindra itu.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengidentifikasi serta mengelola aset negara yang tidak produktif agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
Menurutnya, pembangunan hunian di dalam kota jauh lebih efektif dibandingkan memindahkan masyarakat ke wilayah pinggiran. Selain mendekatkan akses terhadap pekerjaan, pendidikan, dan layanan kesehatan, langkah ini juga mendukung tata kota yang lebih efisien.
Tak hanya itu, ia turut menyinggung pentingnya modernisasi sistem transportasi perkotaan, termasuk wacana pengembangan jalur kereta bawah tanah sebagai bagian dari integrasi pembangunan kota yang berkelanjutan.
“Dengan kolaborasi dan kepedulian terhadap masyarakat kecil, kita berharap ini menjadi langkah nyata menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan layak bagi semua,” ucapnya.






















