Gerhana Bulan Picu Pasang Air Laut, Warga Pesisir Diminta Tak Khawatir

Pantauan gerhana bulan via live streaming oleh BMKG. (foto: tangkapan layar medsos/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Fenomena gerhana bulan berdampak pada pasang air laut, terutama di wilayah pesisir. Meski demikian, masyarakat diminta tidak perlu khawatir berlebihan karena kenaikan permukaan air laut yang terjadi masih dalam batas normal.
Menurut Analis Geofisika, Endah Mario Tondi dalam keterangannya secara live di akun @infobmkgsumut menjelaskan, saat gerhana bulan terjadi, posisi Matahari, Bumi dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Kondisi itu menyebabkan gaya tarik gravitasi meningkat dan memicu pasang air laut, serupa dengan yang terjadi saat bulan purnama.
“Dampaknya seperti saat bulan purnama. Tidak perlu terlalu khawatir. Hanya terdampak di daerah pesisir berupa peningkatan tingginya permukaan air laut,” katanya, Selasa (3/3/2026).
Ia menambahkan, fenomena tersebut umumnya hanya menyebabkan kenaikan tinggi permukaan air laut dan tidak sampai menimbulkan dampak signifikan, kecuali jika bersamaan dengan faktor cuaca ekstrem.
"Karena itu, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diimbau tetap waspada, namun tidak panik menyikapi terjadinya gerhana bulan," ucapnya.






















