Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Generasi Z Disiapkan Jadi Pemimpin Bangsa, PDI Perjuangan Sumut Gelar Dialog Pemuda

Mistar.idSelasa, 18 November 2025 pukul 15.22 WIB
generasi_z_disiapkan_jadi_pemimpin_bangsa_pdi_perjuangan_sumut_gelar_dialog_pemuda

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon saat memberikan keterangan usai melaksanakan dialog publik. (Foto: Waspada/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) menggelar dialog publik bersama para pemuda dalam rangka mewujudkan warisan kepemimpinan di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut), Rapidin Simbolon, setelah pelaksanaan kegiatan tersebut di Le Polonia Hotel Medan, Selasa (18/11/2025).

“Tema acara ini adalah bagaimana PDIP di mata anak muda dalam berhadapan dengan tantangan ke depan. Sebenarnya kegiatan ini di luar dari kampanye politik. Yang utama, kami melihat bahwa generasi Z ke depan akan menjadi pemimpin bangsa,” katanya kepada wartawan.

Menurutnya, kelemahan yang ada pada anak muda saat ini adalah terlalu instan dan selalu mendapatkan segala sesuatu dengan gampang tanpa didasari perjuangan. Maka dari itu pihaknya mengundang beberapa narasumber dari kalangan anak muda.

“Beberapa narasumber muda berprestasi diundang untuk memotivasi melalui berbagi pengalaman. Seperti Wakil Presiden BEM Sumut, Ketua Muda Al-Wasliyah, perwakilan milenial, Mas Seni Bagaskoro dari Jakarta, dan Sharon sebagai putra remaja tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan dan menjadi pemimpin bangsa, terlepas dari konteks kampanye politik.

“Jika diidentifikasi, generasi muda saat ini cenderung terlalu instan, sehingga perlu didasari dengan perjuangan agar tidak menjadi pemimpin yang instan,” tuturnya.

Ia menyampaikan, melalui kegiatan tersebut para narasumber memberikan motivasi dan berbagi pengalaman sebagai anak muda berprestasi, dan hal itu menjadi sasaran pihaknya kepada generasi muda.

“Ini bukan masalah pemilih untuk mencoblos, tetapi tentang bagaimana menentukan masa depan yang harus dipersiapkan, khususnya dalam pesta demokrasi yang dilakukan lima tahun sekali. Maka dari itu, anak muda sekarang harus digembleng untuk punya harapan dan berprestasi di masa depan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dari Sabang sampai Merauke, tentunya tidak gampang menjadi seorang pemimpin di daerah maupun nasional.

“Makanya kami tertarik untuk mewadahi para pemuda dalam mewarisi dan melanjutkan tongkat kepemimpinan di masa depan bagi anak muda saat ini sebagai pemimpin ke depan,” katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN