Dukung Kejuaraan Atletik Asia Tenggara, Pemprov Sumut Siapkan Beragam Fasilitas Kesehatan

Salah satu RS Rujukan yang akan memberikan layanan kesehatan di Kejuaraan Atleitik Asia Tenggara U18 & U20. (foto: berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Beragam fasilitas kesehatan telah disiapkan Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) dalam mendukung pelaksanaan Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20 di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Centre yang berlangsung 15-18 November 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy melalui, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr Nelly Fitriani mengatakan terdapat lima Rumah Sakit (RS) rujukan dalam menunjang pemberian layanan kesehatan.
"Dua RS rujukan di Deli Serdang yaitu RSUD Drs Amri Tambunan, RS Grandmed, tiga RS rujukan lainnya di Medan yakni RS Mitra Medika Premier, RS Siloam Dhirga Surya dan RS Columbia Asia Medan," ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
Nelly mengatakan, sejumlah RS rujukan tersebut turut didukung fasilitas penunjangnya berupa X-Ray, CT-Scan, MRI, radiologist, radiology report dan USG muskuloskeletal.
Dijelaskan Nelly, terdapat tiga titik tim medis yang disiapkan Dinas Kesehatan Sumut yaitu medical center, tim medis lapangan dan tim juga ditempatkan di penginapan para atlet.
Fasilitas medical center, dikatakan Nelly yaitu satu dokter, dua perawat, peralatan dan obat emergency bag, tempat tidur pasien dua unit, bedsite monitor dua unit dan oksigen.
"Tim medis lapangan ada satu koordinator dokter, dua dokter lapangan, enam sampai depalan perawat, tiga unit ambulans tipe advance satu dan lapangan dua, sopir ambulans, peralatan dan obat-obatan," katanya.
Sementara tim medis yang disediakan di penginapan para atlet terdiri dari satu dokter, satu perawat, perawat dan obat-obatan di emergency bag.
Kejuaraan atletik tersebut diikuti 10 negara yang berasal dari Indonesia Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Timor Leste dan Vietnam.
Berdasarkan data dihimpun Mistar melalui Dinas Kesehatan Sumut bahwa, terdapat 130 atlet putra, 89 atlet putri dan 78 official dengan total keseluruhan mencapai 297 orang. (hm24)
PREVIOUS ARTICLE
Satpol PP Razia ASN Bolos Kerja di Medan, Lima Pegawai Terjaring






















