Thursday, October 15, 2026
home_banner_first
MEDAN

DPRD Sumut Minta Sekolah Diliburkan Jika Kabut Asap Memburuk

Mistar.idKamis, 15 Oktober 2026 pukul 19.26 WIB
dprd_sumut_minta_sekolah_diliburkan_jika_kabut_asap_memburuk

Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi. (foto: Ari/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Salman Alfarisi, meminta pemerintah mempertimbangkan peliburan sekolah apabila kondisi kabut asap semakin memburuk dan kualitas udara membahayakan kesehatan masyarakat.

Desakan itu disampaikan menyusul kabut asap lintas batas yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumut, terutama Kota Medan. Berdasarkan titik pemantauan indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI), angka kualitas udara tercatat mencapai 183, bahkan di beberapa bagian kota menyentuh 207.

Salman menegaskan, keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas, terutama anak-anak yang rentan terhadap dampak polusi udara.

“Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas. Jika kabut asap memburuk dan kualitas udara menjadi berbahaya bagi kesehatan, menutup sekolah adalah langkah yang tepat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, aktivitas di luar ruangan perlu dibatasi ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan anak-anak.

Ia juga mengingatkan potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan polusi udara.

Selain itu, Salman mendesak pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota untuk memantau kualitas udara secara berkala dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Ia turut mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap semakin tebal serta menggunakan masker yang sesuai apabila diperlukan.

Salman berharap pemerintah segera mengambil langkah antisipatif agar dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, dapat diminimalkan. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN