Saturday, October 10, 2026
home_banner_first
MEDAN

DPRD Sumut Minta Kapolda Baru Tuntaskan Judol hingga Begal

Mistar.idSabtu, 10 Oktober 2026 pukul 12.58 WIB
dprd_sumut_minta_kapolda_baru_tuntaskan_judol_hingga_begal

Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, meminta Kapolda Sumut yang baru menindak tegas peredaran narkoba, judi online, geng motor, begal, pencurian kendaraan bermotor, dan kenakalan remaja.

"Polda Sumatera Utara, di bawah kepemimpinan baru, diharapkan dapat memanfaatkan masa transisi ini sebagai momentum untuk memperkuat penegakan hukum. Masyarakat perlu merasa aman dan tenang saat menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Ia menegaskan, praktik perjudian online juga memerlukan perhatian serius. Tindakan penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten dan imparsial agar tidak ada celah bagi aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat.

"Sumatera Utara menjadi sorotan terkait kasus narkoba karena sering dijadikan pintu masuk penyelundupan barang haram tersebut, dan kami sangat berharap penegakan hukum terhadap kasus-kasus ini dapat menuntaskan masalah hingga ke akar-akarnya," katanya.

Hal yang sama berlaku untuk kejahatan jalanan, aktivitas geng motor, dan perampokan dengan kekerasan yang mengancam keselamatan warga. Ia menyatakan bahwa kepolisian perlu memperkuat patroli, khususnya di wilayah yang rawan tindak kriminal, serta meningkatkan kecepatan respons terhadap laporan masyarakat.

"Masyarakat tidak boleh merasa takut saat menjalani aktivitas sehari-hari, terutama pada malam hari. Keamanan di jalan raya, lingkungan permukiman, dan pusat aktivitas warga harus menjadi prioritas bersama," katanya.

Ia berharap Kapolda Sumut di bawah kepemimpinan Inspektur Jenderal Sonny Irawan beserta jajarannya dapat menerapkan pendekatan terpadu dalam menangani masalah-masalah ini, yang mencakup segala aspek mulai dari pencegahan dan penegakan hukum hingga evaluasi terhadap wilayah-wilayah berisiko tinggi.

Menurutnya, keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kemampuan menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman yang sesungguhnya di tengah masyarakat.

"Kami berharap Sumatera Utara menjadi semakin aman dan kondusif. Masyarakat hendaknya dapat bekerja, belajar, menjalankan usaha, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang, tanpa rasa takut terhadap narkoba, pelaku kejahatan jalanan, geng motor, pencuri sepeda motor, maupun tindak kriminal lainnya," ucapnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN