Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Diskominfo Medan Sebut Karya Jurnalistik Berperan Strategis Dukung Pembangunan Daerah

Mistar.idKamis, 5 Februari 2026 pukul 11.42 WIB
diskominfo_medan_sebut_karya_jurnalistik_berperan_strategis_dukung_pembangunan_daerah

Foto bersama usai kegiatan seminar dan pameran foto di STIKP Medan (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Karya jurnalistik, khususnya foto jurnalistik dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam peliputan bencana yang menuntut akurasi dan empati.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Arrahmaan Pane, saat menghadiri seminar bertajuk Pesan di Balik Lensa: Jurnalisme Empati Bencana Sumatera di Aula Hj. Ani Idrus, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan.

Arrahmaan menyebutkan, informasi yang dihasilkan jurnalis di lapangan kerap menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam memahami persoalan secara utuh dan merumuskan kebijakan pembangunan.

Menurutnya, tidak semua kondisi di lapangan dapat dijangkau langsung oleh pemerintah. Karena itu, peran jurnalis sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan memiliki kepekaan sosial.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Peran rekan-rekan jurnalis sangat dibutuhkan, terutama dalam memberitakan informasi penting di lapangan,” ujar Arrahmaan, Kamis (5/2/2026).

Ia juga menyinggung keterkaitan erat antara STIK-P dan Pemerintah Kota Medan. Banyak aparatur sipil negara di lingkungan Pemko Medan, kata dia, merupakan lulusan STIK-P yang selama ini aktif memberikan masukan konstruktif melalui perspektif komunikasi dan jurnalistik.

Masukan tersebut, lanjut Arrahmaan, membantu pemerintah melihat persoalan masyarakat dari sudut pandang yang lebih menyeluruh, terutama yang bersumber dari liputan langsung di lapangan.

Selain itu, Arrahmaan juga mengapresiasi pameran foto jurnalistik bertema bencana yang ditampilkan pada kegiatan. Menurutnya, karya-karya tersebut tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga menjadi dokumentasi penting atas peristiwa yang terjadi di masyarakat.

“Karya foto ini bisa menjadi catatan sejarah yang bernilai bagi generasi mendatang, tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi,” tuturnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Kerja Sama, Pengendalian, dan Evaluasi BPBD Sumatera Utara Robert Effendi Purba, fotografer jurnalistik Ferdy Siregar, serta filmmaker fotografi Mirza Baihaqie.

Hasil penggalangan dana melalui pameran dan lelang foto bencana yang dilakukan pada kegiatan ini akan disalurkan kepada korban banjir di sejumlah wilayah di Sumatera. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN