BPH Migas Targetkan Distribusi BBM di SPBU Sumut Kembali Normal dalam 1-2 Hari

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, lakukan pengecekan stok di Fuel Terminal BBM Medan, Jumat (17/7/2026). (Foto: amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) targetkan penyaluran BBM di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sumatera Utara (Sumut) kembali normal 1 hingga 2 hari ke depan.
Hal itu diutarakan Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, di saat melakukan pengecekan stok di Fuel Terminal BBM Medan, Jumat (17/7/2026).
"Kita hadir mengecek stok BBM, kondisi aman karena dua kapal baru bersandar dan sedang loading produk Biosolar dan Pertalite," katanya.
Dalam pengecekannya, Anas memberikan data stok BBM di terminal yang jauh di atas batas normal harian. Pertalite stoknya mencapai 11,21 hari, biasanya 5 hingga 7 hari. Kemudian, Biosolar mencapai 9,5 hari sebelumnya 4 hingga 5 hari karena kapal baru saja bersandar. Selanjutnya, Pertamax melimpah hingga 22 hari.
"Tidak ada ceritanya Fuel Terminal Medan kekurangan stok," ucapnya.
Penambahan jumlah Awak Mobil Tangki (AMT) dan armada mobil tangki 35 persen, suplai BBM ke SPBU 112 persen jadi 120 hingag 125 persen.
Selanjutnya, kebutuhan SPBU di Medan bukan hanya ditanggung Fuel Terminal Medan, tapi juga Fuel Termjnal Pematangsiantar, Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
"Terminal Belawan yang awalnya khusus pengisian solar industri, sekarang digunakan untuk mengisi solar subsidi yang disalurkan ke SPBU Kota Medan," ujarnya.
Anas pastikan akan memonitor pergerakan distribusi selama dua hari untuk pastikan target normalisasi tercapai.






















