Bobby Nasution Akui Pengawasan Ketenagakerjaan di Sumut Masih Minim

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution saat memberikan keterangan usai menghadiri May Day 2026 di Gedung Serbaguna Pancing. (Foto: Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap perusahaan, khususnya dalam pemenuhan hak buruh, masih belum optimal akibat keterbatasan jumlah pengawas dari Dinas Ketenagakerjaan.
Hal tersebut disampaikan Bobby usai menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Gedung Serbaguna Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, keterbatasan jumlah pengawas ketenagakerjaan menjadi kendala utama dalam memastikan perusahaan mematuhi aturan, termasuk dalam pemberian upah yang layak sesuai ketentuan.
“Kita ini tim pengawasnya masih kurang dari Dinas Ketenagakerjaan. Ini sudah kita bahas dan sampaikan sebelumnya,” ujarnya kepada awak media.
Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Dinas Ketenagakerjaan, tengah melakukan langkah antisipatif dengan mengumpulkan dan menyiapkan sumber daya manusia yang akan dilatih menjadi pengawas ketenagakerjaan.
“Sedang kita kumpulkan di Dinas Ketenagakerjaan, nanti akan kita buat pelatihan agar mereka bisa menjadi pengawas. Karena jumlah pengawas dibanding jumlah perusahaan di Sumut masih belum sebanding,” tuturnya.
Bobby menegaskan bahwa penguatan fungsi pengawasan menjadi kunci dalam memastikan hak-hak buruh terlindungi, sekaligus mendorong perusahaan untuk lebih patuh terhadap regulasi ketenagakerjaan.
Ia berharap, upaya penambahan dan pelatihan pengawas tersebut mampu meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan, sehingga tercipta hubungan industrial yang lebih adil dan berkelanjutan di Sumatera Utara.
BERITA TERPOPULER

Portugal vs RD Kongo: Misi Cristiano Ronaldo Dimulai, Selecao Siap Tebar Ancaman di Piala Dunia 2026


Mbappe Pecahkan Rekor Bersejarah! Prancis Tundukkan Senegal 3-1 dalam Laga Dramatis Piala Dunia 2026




















