Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

BEM SI: Kerusakan Lingkungan sebagai Akar Banjir Besar, Desak Presiden Evaluasi Menteri Terkait

Mistar.idSelasa, 2 Desember 2025 15.28
AN
SH
bem_si_kerusakan_lingkungan_sebagai_akar_banjir_besar_desak_presiden_evaluasi_menteri_terkait

Muzammil bersama tim penyelamat saat bersiap membantu evakuasi warga yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, menilai banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera bukan hanya akibat cuaca ekstrem, melainkan juga dampak kerusakan lingkungan yang dibiarkan tanpa pengawasan memadai.

Muzammil, mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang turut menjadi korban banjir, menyampaikan rumah serta akses vital di sekitar tempat tinggalnya ikut terendam menunjukkan skala bencana yang sangat serius.

“Kerusakan lingkungan ini menunjukkan tata kelola yang gagal. Lemahnya sistem pengawasan, penindakan yang minim, dan kerusakan yang terus meluas,” ujar Muzammil, Selasa (2/12/2025).

Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto agar mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi kinerja Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Kehutanan. Bahkan, ia menyebut meminta keduanya mundur bisa menjadi opsi, jika dinilai tidak mampu mempertanggungjawabkan kegagalan pengawasan.

“Kerusakan besar seperti ini justru menjadikan rakyat sebagai korban. Karena itu, harus ada tanggung jawab politik. Evaluasi atau mundur adalah sikap yang pantas,” tuturnya.

BEM SI juga mendorong pemerintah menetapkan status kejadian ini sebagai Bencana Nasional, mengingat kerusakan meluas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membutuhkan mobilisasi bantuan yang lebih masif, terkoordinasi, termasuk logistik, alat berat, dan tenaga medis.

Di tengah desakan itu, Muzammil mengapresiasi langkah Sufmi Dasco Ahmad yang turun meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Menurutnya, kehadiran parlemen di lapangan menjadi bukti kehadiran negara dalam situasi krisis.

“Kami menghargai respons cepat Pak Dasco. Sudah seharusnya kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat dalam situasi darurat seperti ini,” katanya.

Meski bantuan terus mengalir, BEM SI mengingatkan agar penanganan bencana juga disertai perbaikan tata kelola lingkungan, sehingga bencana serupa tidak terus berulang.

“Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya fokus pada respons bencana, tetapi juga membenahi pengelolaan lingkungan agar musibah seperti ini tidak menjadi siklus tahunan,” ujar Muzammil. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN