Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Banjir dan Longsor di Sumut Rusak Ratusan Jalan dan Jembatan, Kerugian Capai Triliunan Rupiah

Mistar.idSelasa, 16 Desember 2025 16.17
journalist-avatar-top
MI
banjir_dan_longsor_di_sumut_rusak_ratusan_jalan_dan_jembatan_kerugian_capai_triliunan_rupiah

Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi salah satu daerah terdampak rusak parah akibat bencana alam beberapa waktu lalu. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Posko Bencana Darurat merilis dampak infrastruktur pada bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di Sumut, mulai sektor jalan dan jembatan.

Diketahui sejumlah bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, cuaca ekstrem dan banjir rob terjadi di beberapa daerah di Sumut sejak 25 November 2025 lalu.

Kepala Posko Bencana Darurat Bayarin Yunus Tanjung memberikan data terkini hingga 16 Desember 2025 terkait dampak infrastruktur.

"23 ruas jalan dan 4 jembatan nasional terdampak dengan kerugian mencapai Rp814,26 Miliar," ujarnya kepada Mistar, Selasa (16/12/2025).

Selain yang berstatus nasional, jalan dan jembatan provinsi juga mengalami dampak yang tidak jauh berbeda.

"Kemudian ada juga 25 ruas jalan 6 unit jembatan provinsi yang juga terdampak dengan kerugian mencapai Rp880,65 Miliar," ucap Basarin.

Sementara untuk jalan dan jembatan berstatus kabupaten dan kota tercatat memiliki angka kerugian yang lebih banyak.

"Lalu ada 115 ruas jalan dan 29 jembatan berstatus kabupaten dan kota juga terdampak dengan kerugian Rp940,55 Miliar," tuturnya.

Basarin mengatakan data tersebut bersifat sementara dan bisa terus berubah ke depannya.

"Seluruh data bersifat estimasi atau sementara dan akan terus update," katanya.

Selain jalan dan jembatan, pada sektor infrastruktur diketahui juga ada 14 irigasi, 5 bendungan, 30 sungai dengan panjang 78,33 kilometer terdampak dengan kerugian Rp912 Miliar.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN