Thursday, October 22, 2026
home_banner_first
MEDAN

Asap Karhutla Kembali Selimuti Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Mistar.idKamis, 22 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB
asap_karhutla_kembali_selimuti_sumut_jarak_pandang_turun_hingga_1_km_

Kondisi paparan asap akibat karhutla di Simpang Bundaran SIB, Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (22/10/2026). (Foto: Deddy/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, dan Riau kembali memasuki seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut), Kamis (22/10/2026), setelah sebelumnya sempat menghilang.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan asap kembali masuk sejak Rabu (22/10/2026).

"Hasil pantauan citra satelit hari ini pukul 10.00 WIB, sebaran asap kembali terdeteksi di seluruh wilayah Sumut, termasuk Kota Medan," katanya dalam keterangan pers.

Ia mengatakan, asap kembali terbawa angin yang bergerak ke wilayah Sumut. Saat ini, angin berhembus dari arah timur–tenggara menuju barat laut–utara.

"Asap yang memasuki wilayah Sumut merupakan asap kiriman dari wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan. Untuk kualitas udara di sejumlah wilayah Sumut kategori baik–sedang," ujarnya.

Hendro menambahkan, jarak pandang berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Silangit dan Stasiun Meteorologi Aek Godang pukul 07.00–11.00 WIB kembali mengalami penurunan antara 1–3 km.

"Masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut asap diimbau berhati-hati saat berkendara, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk serta memakai masker penutup hidup dan mulut untuk mengurangi paparan partikel asap," ucapnya.

Berdasarkan pantauan Mistar di Medan, kabut asap tampak menyelimuti udara. Gedung-gedung tinggi di Medan terlihat berkabut. Namun, asap terlihat tak sepekat yang terjadi pada pekan lalu.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN