90 Pohon di Medan Tumbang Dihantam Hujan Badai Kurun Waktu Dua Hari

Petugas saat melakukan evakuasi pohon tumbang. (foto: Diskominfo Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Sebanyak 90 pohon tumbang dan menimpa kendaraan hingga rumah warga di Kota Medan dalam kurun waktu dua hari, persisnya Rabu (3/6/2026) dan Kamis (4/6/2026).
“Untuk hari pertama (Rabu) ada sekitar 20 pohon yang tumbang, itu sudah termasuk yang di Jalan Mahkamah menimpa rumah warga. Kalau Kamis itu sekitar 70 pohon. Itu berdasarkan rekapan kita,” ujar Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Willy Irawan, Jumat (5/6/2026).
Willy mengatakan, pohon-pohon yang tumbang tersebut murni karena memang Kota Medan lagi diterpa cuaca buruk, yakni hujan badai.
“Hasil pengamatan kita pohon-pohon yang tumbang itu masih layak. Jadi murni karena cuaca buruk. Meski begitu, pengawasan ke depannya akan kita lakukan, termasuk melakukan pemangkasan guna mengantisipasi hal serupa tidak terjadi,” katanya.
Soal pertanggungjawaban atas kerugian korban, Willy mengaku pihaknya akan mengklaim asuransi guna membantu para korban.
“Jadi ada dua jenis asuransi terhadap pohon itu, yakni kerusakan material dan luka pada korban. Untuk kerusakan material maksimal bantuannya Rp35 juta dan itu tidak dalam bentuk uang, jadi diganti sesuai barang yang rusak. Kalau luka-luka Rp15 juta dan meninggal dunia Rp30 juta,” ucapnya.
Untuk korban yang di Jalan Mahkamah, sambung Willy, pihaknya saat ini sedang melakukan proses pengajuan mengingat korban mengalami kerugian atas dua kategori.
“Jadi ada program lain untuk dua kategori itu dengan total asuransi Rp100 juta, jadi itu yang lagi kita ajukan khusus untuk korban yang di Jalan Mahkamah. Untuk yang lainnya sedang proses juga,” tuturnya.
Willy mengimbau masyarakat yang menjadi korban ditimpa pohon untuk bisa melapor ke DLH Kota Medan dengan menyertakan bukti-bukti pendukung.
“Kalau buktinya lengkap dan hasil verifikasi memang layak mendapat asuransi, tentu akan kita bantu klaim asuransinya. Saat ini kita juga masih menunggu yang lainnya. Sejauh ini yang mengajukan ada yang rumahnya ditimpa, kendaraan maupun steling jualannya,” katanya.
PREVIOUS ARTICLE
Kunjungan Wisman ke Sumut Tembus 24.815 Orang, Naik 24,40 PersenBERITA TERPOPULER























