Jangan Direbus, Chef Sarankan Tumis Sayuran Beku agar Lebih Gurih

Sayuran beku. (Foto: Silampari TV)
Jakarta, MISTAR.ID – Sayuran beku seperti wortel, jagung, kacang polong, dan buncis sering menjadi pilihan praktis untuk menyiapkan makanan. Namun, cara mengolahnya ternyata berpengaruh besar terhadap rasa dan tekstur hidangan.
Chef profesional Dennis Littley menyarankan agar sayuran beku tidak direbus, melainkan ditumis menggunakan api sedang hingga besar. Teknik ini dinilai mampu menghasilkan cita rasa lebih kaya sekaligus menjaga tekstur sayuran.
Mengutip Mirror UK, Jumat (12/10/2026), merebus sayuran beku dapat membuat sebagian nutrisi larut ke dalam air rebusan. Selain itu, sayuran berisiko kehilangan cita rasa dan menjadi terlalu lembek jika dimasak terlalu lama.
Menurut Littley, menumis memberikan hasil yang berbeda karena panas langsung dari wajan membantu membentuk karamelisasi pada permukaan sayuran.
"Menumis memberikan efek karamelisasi pada bagian tepi sayuran dan menciptakan cita rasa yang lebih dalam," ujarnya.
Untuk mendapatkan hasil tersebut, sayuran beku tidak perlu dicairkan terlebih dahulu. Cukup panaskan satu hingga dua sendok makan minyak zaitun dalam wajan besar menggunakan api sedang-besar.
Setelah minyak panas, masukkan sayuran beku langsung ke dalam wajan. Aduk sesekali agar sayuran tidak lengket dan panas tersebar merata.
Proses memasak biasanya membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 8 menit, bergantung pada jenis dan ukuran sayuran. Garam serta merica dapat ditambahkan menjelang akhir proses memasak.
Littley juga menyarankan penggunaan bahan bercita rasa asam sebagai sentuhan akhir. Perasan lemon, misalnya, dapat memberikan kesegaran sekaligus menyeimbangkan rasa manis alami sayuran.
Setelah matang, sayuran bisa langsung disajikan dengan tambahan perasan lemon.
Teknik menumis ini dapat diterapkan pada berbagai jenis sayuran beku, mulai dari campuran wortel, jagung, kacang polong, dan buncis hingga paprika dan kembang kol.
Dengan cara tersebut, sayuran beku tidak hanya praktis diolah, tetapi juga dapat menghasilkan hidangan dengan rasa lebih kaya dan tekstur yang tetap menarik. (Miror)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Andaliman Tembus Rp150 Ribu per Kilogram, Pemilik Lapo di Toba Tetap Jaga Cita Rasa















































