Strategi Membuat Medical Tourism di Medan

Ketua Medan Medical Tourism Board (MMTB), Destanul Aulia. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Ketua Medan Medical Tourism Board (MMTB), Destanul Aulia, mengungkapkan strategi membuat medical tourism atau wisata kesehatan di Medan pada 2026.
“Caranya, kita bisa mulai dari tidak seluruh rumah sakit diikutkan medical tourism. Rumah sakit non-BPJS Kesehatan dapat diberikan ruang lebih banyak di kesempatan ini,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
Strategi lainnya dengan menahan para pasien domestik ataupun yang berisiko agar ditangani di Indonesia saja.
Mendorong asuransi premium di Indonesia, mengingat banyaknya asuransi saat ini, mulai melirik ke medical tourism di luar negeri, menjadi strategi lain yang bisa dilakukan.
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat USU itu menegaskan, Kota Medan sendiri tidak memulai wisata kesehatan dari nol. Mengingat adanya MMTB yang hadir untuk membantu rumah sakit.
“Tahun 2026 adalah awal untuk mendesain ulang taktik wisata kesehatan. Kemudian pihak-pihak terkait butuh keberanian untuk melaksanakan medical tourism,” ucapnya.
Dirinya pun menekankan jika, wisata kesehatan di Medan bukan mengenai sebuah mimpi yang luas, tetapi keberanian membenahi sistem dan memilih siapa yang memulai lebih dahulu. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
60 Persen Pasien di Malaysia Berasal dari Indonesia























