Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Mitos Penderita Gerd Dilarang Berpuasa, Diperbolehkan dan Memiliki Manfaat Kesehatan

Mistar.idRabu, 4 Maret 2026 17.39
journalist-avatar-top
BS
mitos_penderita_gerd_dilarang_berpuasa_diperbolehkan_dan_memiliki_manfaat_kesehatan

ilustrasi penderita gerd diperbolehkan atau tidak menjalani puasa ramadan. (foto: apotekwahdah/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Dokter spesialis penyakit dalam, dr M Allif Maulana Syafrin Lubis membantah mitos terkait penderita penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) atau sakit asam lambung kronis tidak diperbolehkan puasa.

"Masyarakat yang menderita penyakit Gerd diperbolehkan untuk menjalani ibadah puasa Ramadan," ujarnya kepada mistar, Rabu (4/3/2026).

Dijelaskan Allif, beberapa studi bahkan menunjukan pada orang yang berpuasa menurunkan berbagai masalah pencernaan seperti GERD, maag maupun diare.

Dokter Rumah Sakit Umum Alfuadi itu mengatakan, pada dasarnya masalah lambung terjadi karena ketidakteraturan masyarakat saat makan.

"Pada saat menjalani puasa, terjadi keteraturan makan saat berbuka dan sahur, selain itu puasa dapat mengendalikan cemilan yang tidak sehat," ucapnya.

Beberapa manfaat lainnya bagi penderita GERD, menurunkan dan mengendalikan stres karena orang yang berpuasa cenderung menjalankan ibadah, sehingga memberi ketenangan bagi yang menjalankan.