Friday, June 5, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Apa Sebenarnya Gas N2O yang Diselidiki Dalam Kasus Meninggalnya Lula Lahfah?

Mistar.idSelasa, 3 Februari 2026 08.12
EH
apa_sebenarnya_gas_n2o_yang_diselidiki_dalam_kasus_meninggalnya_lula_lahfah

Whip Pink. (Foto: Instagram/@whippink.co)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Kasus meninggalnya Lula Lahfah dikaitkan dengan gas N2O yang terdapat di dalam tabung berwarna pink atau dikenal sebagai whip pink.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, Selasa (3/2/2026), N2O merupakan singkatan dari nitrous oxide, senyawa gas yang kerap dijuluki laughing gas atau gas tertawa.

Dalam dunia kuliner, nitrous oxide lazim dimanfaatkan sebagai gas pendorong untuk menghasilkan whipped cream. Gas ini membantu krim mengembang sehingga menghasilkan tekstur yang ringan dan halus, seperti yang umum ditemukan pada hidangan penutup dan minuman berbasis krim.

Penggunaan N2O dalam praktik memasak tidak dilakukan secara langsung. Gas tersebut dimasukkan ke dalam perangkat khusus bernama whipped cream dispenser.

Saat tabung dipasang, N2O akan bercampur dengan krim dan menciptakan tekanan di dalam wadah. Tekanan inilah yang membuat krim keluar dalam bentuk busa ketika tuas dispenser ditekan.

Karena berfungsi sebagai komponen pendukung alat dapur, produk seperti whip pink tidak digolongkan sebagai produk makanan atau minuman. Oleh sebab itu, barang ini tidak memerlukan izin edar pangan, selama penggunaannya tetap sesuai dengan peruntukan sebagai perlengkapan memasak.

Selain di bidang kuliner, nitrous oxide juga dikenal dalam dunia medis. Gas ini digunakan sebagai anestesi ringan dengan pengawasan ketat tenaga kesehatan dan biasanya dicampur dengan oksigen agar aman bagi pasien.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa N2O tidak diperuntukkan untuk dihirup secara bebas. Penggunaan di luar prosedur yang semestinya dapat mengganggu asupan oksigen dalam tubuh dan berisiko menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, penyalahgunaan gas ini menjadi perhatian serius dari aspek keselamatan.

Terkait kasus Lula Lahfa yang masih dalam tahap penyelidikan, aparat menegaskan bahwa keberadaan N2O tidak dapat serta-merta disimpulkan sebagai penyebab tertentu. Kepastian penyebab kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan medis dan forensik secara menyeluruh. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN