Regurgitasi dan Heartburn, Kenali Tanda Gejala Khas GERD Ini

Ilustrasi penderita sakit GERD. (foto: aido.id/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dokter Rumah Sakit Umum Eshmun Medan, dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD menyampaikan dua tanda gejala khas penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau sakit asam lambung kronis.
"Perlu diketahui terdapat dua tanda dan gejala khas GERD yaitu regurgitasi (kembalinya isi lambung ke kerongkongan) dan heartburn (sensasi perih dan panas)," ujarnya, Senin (2/2/2026).
Dijelaskan Allif, regurgitasi merupakan suatu keadaan refluks yang terjadi sesaat setelah mengkonsumsi makanan, ditandai rasa asam dan pahit di lidah.
Sementara heartburn adalah suatu kondisi adanya sensasi rasa terbakar di daerah epigastrium (area perut bagian atas) yang dapat disertai nyeri dan pedih.
"Bahasa awam, heartburn dikenal dengan istilah rasa panas di ulu hati yang terasa hingga ke daerah dada. Kedua gejala (regurgitasi & heartburn), umumnya dirasakan setelah makan atau saat berbaring," katanya.
Selain itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam tersebut turut memberitahukan gejala lain penyakit GERD seperti, kembung, mual, cepat kenyang, bersendawa, hipersalivasi, disfagia hingga odinofagia.
"Disfagia umumnya akibat striktur atau keganasan Barrett’s esophagus. Odinofagia atau rasa sakit saat menelan umumnya akibat ulserasi berat atau pada kasus infeksi," ucapnya.
Selanjutnya gejala lain seperti nyeri dada non-kardiak, batuk kronik, asma, dan laringitis merupakan gejala ekstraesofageal penderita GERD.
PREVIOUS ARTICLE
Hati-hati, Ada Beberapa Kebiasaan yang Bisa Memperparah GerdBERITA TERPOPULER



















