Friday, June 5, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Ahli Gizi Tak Diperlukan di MBG, Pengamat Gizi: Peran Mereka Tetap Krusial

Mistar.idSelasa, 18 November 2025 19.14
journalist-avatar-top
BS
ahli_gizi_tak_diperlukan_di_mbg_pengamat_gizi_peran_mereka_tetap_krusial

Dosen Departemen Ilmu Gizi Klinik, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU), Nenni Dwi Aprianti Lubis, SP., M.Si (foto: USU/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengenai tidak perlunya ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan masyarakat.

Berdasarkan video berdurasi 2 menit 50 detik yang beredar di media sosial, Cucun mengatakan akan mengubah diksi terkait ahli gizi.

“Saya nanti akan mengajak rapat Badan Gizi Nasional (BGN) untuk merubah diksi. Tenaga yang mengawasi gizi tidak perlu disebut ahli gizi,” ujar Cucun.

Dosen Departemen Ilmu Gizi Klinik, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU), Nenni Dwi Aprianti Lubis, tidak sependapat dengan Cucun. Menurutnya, peran ahli gizi dalam program MBG sangat penting.

“Peran ahli gizi terkait pemenuhan kebutuhan energi, gizi, serta pencegahan keracunan makanan,” ujarnya kepada Mistar, Selasa (18/11/2025).

Nenni menegaskan, ahli gizi tidak hanya memastikan MBG memenuhi kecukupan energi dan nutrisi peserta didik, tetapi juga mencegah keracunan makanan.

Pengelola MBG seyogyanya memahami kebutuhan energi dan nutrisi, serta pengetahuan tentang pangan, proses pengolahan, dan pedoman makanan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Permasalahan utama MBG saat ini, kata Nenni, adalah potensi keracunan makanan akibat bahaya fisik, kimiawi, maupun mikrobiologi.

“Cemaran bisa berasal dari makanan itu sendiri, proses pengolahan, hingga penyimpanan yang tidak higienis, termasuk higiene dan sanitasi penjamah makanan,” ujarnya.

Namun, Nenni menambahkan bahwa jika rencana pengganti ahli gizi menggunakan lulusan SMA, mereka tetap harus dibekali pengetahuan cukup mengenai gizi dan pangan, serta masih memerlukan supervisi atau pengawasan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN