5 Penyebab Kulit Wajah Mengelupas dan Cara Tepat Mengatasinya

Ilustrasi kulit wajah (Foto: Istimewa/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID - Kulit wajah mengelupas dapat terjadi ketika tubuh melepaskan sel kulit mati. Kondisi ini terkadang merupakan bagian dari proses pemulihan kulit, tetapi pengelupasan berlebihan yang disertai kemerahan, rasa gatal, perih, atau lepuh bisa menandakan iritasi maupun gangguan kulit tertentu.
Kulit wajah rentan mengalami iritasi akibat paparan sinar matahari, penggunaan produk perawatan yang tidak cocok, serta perubahan kondisi lingkungan. Karena itu, penting untuk mengenali penyebabnya agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi kulit. Berikut dirangkum Mistar dari Alodokter pada Selasa (13/10/2026).
5 Penyebab Kulit Wajah Mengelupas
1. Terbakar sinar matahari
Paparan sinar ultraviolet secara berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar atau sunburn. Gejalanya meliputi kulit kemerahan, terasa panas, nyeri, dan kemudian mengelupas beberapa hari setelah paparan. Selama pemulihan, hindari sinar matahari langsung dan gunakan perawatan kulit yang lembut.
2. Kulit kering
Kulit yang kehilangan kelembapan lebih mudah terasa kasar, bersisik, dan mengelupas. Kondisi ini dapat dipicu oleh cuaca ekstrem, penggunaan sabun yang terlalu keras, atau produk perawatan yang mengandung bahan iritatif. Pada sebagian orang, kulit kering juga berkaitan dengan kondisi kulit tertentu.
3. Reaksi alergi atau iritasi
Produk kosmetik, sabun wajah, pewangi, dan bahan tertentu dapat memicu reaksi pada kulit yang sensitif. Selain mengelupas, kulit mungkin terasa gatal, memerah, mengalami ruam, atau muncul lepuh. Hentikan sementara produk yang dicurigai sebagai pemicu dan hindari mencoba banyak produk baru sekaligus.
4. Efek samping produk perawatan atau obat
Bahan aktif seperti retinoid, asam salisilat, asam glikolat, dan AHA dapat menyebabkan kulit kering atau mengelupas, terutama jika digunakan terlalu sering atau dengan konsentrasi yang tidak sesuai.
Sejumlah obat juga dapat menimbulkan reaksi kulit. Jika pengelupasan muncul setelah memulai pengobatan, konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengubah dosis maupun menghentikan obat yang diresepkan.
5. Dermatitis atopik atau eksim
Eksim merupakan kondisi peradangan kulit yang dapat berlangsung lama dan kambuh berulang. Gejalanya antara lain kulit kering, gatal, kemerahan, dan bersisik. Perawatan umumnya berfokus pada menjaga kelembapan kulit, menghindari pemicu, serta menggunakan obat sesuai anjuran dokter bila diperlukan.
Cara Mengatasi Kulit Wajah Mengelupas
Penanganan kulit wajah mengelupas perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kulit tetap nyaman selama pemulihan:
- Gunakan pelembap: Pilih produk lembut tanpa pewangi yang sesuai dengan jenis kulit.
- Bersihkan wajah secara perlahan: Gunakan pembersih lembut dan air suam-suam kuku, bukan air yang terlalu panas.
- Hindari mengelupas kulit secara paksa: Jangan menggosok, menggaruk, atau menarik kulit yang terkelupas karena dapat memperparah iritasi dan meningkatkan risiko infeksi.
- Hentikan sementara bahan aktif yang mengiritasi: Kurangi penggunaan eksfolian dan produk yang menimbulkan rasa perih sampai kondisi kulit membaik.
- Lindungi kulit dari matahari: Gunakan tabir surya berspektrum luas dengan SPF minimal 30 dan cari tempat teduh saat beraktivitas di luar ruangan.
- Jaga asupan cairan: Minum air sesuai kebutuhan tubuh untuk membantu menjaga hidrasi.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika kulit mengelupas disertai nyeri berat, lepuh luas, pembengkakan, demam, atau tanda infeksi seperti nanah. Pengelupasan yang meluas dengan cepat atau melibatkan mata dan mulut juga memerlukan pemeriksaan segera.
Jika keluhan tidak membaik setelah perawatan sederhana, sering kambuh, atau semakin parah, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Kulit wajah mengelupas tidak selalu menandakan penyakit serius. Namun, mengenali pemicunya, menggunakan produk perawatan yang tepat, dan menghindari iritasi dapat membantu menjaga kesehatan kulit serta mencegah kondisi semakin buruk.

























































