Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Trump Luncurkan Dewan Perdamaian, Tidak Hanya Tangani Konflik Gaza

Mistar.idJumat, 23 Januari 2026 09.29
AN
trump_luncurkan_dewan_perdamaian_tidak_hanya_tangani_konflik_gaza

Perkenalan anggota Dewan Perdamaian di Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, tampak hadir Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi YouTube AP)

news_banner

Washington, MISTAR.ID

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan Dewan Perdamaian bentukan pemerintahannya pada Kamis (22/1/2025). Trump menyatakan lembaga tersebut akan bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menangani krisis global, tidak hanya terbatas pada konflik di Jalur Gaza.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat menjamu hampir dua lusin pemimpin dunia di sela-sela Forum Ekonomi Dunia, dalam sebuah upacara penandatanganan dokumen pendirian Dewan Perdamaian.

Trump menyebut Gaza akan menjadi fokus awal kerja dewan tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memastikan wilayah itu didemiliterisasi, dikelola dengan baik, dan dibangun kembali.

“Kami berkomitmen untuk memastikan Gaza didemiliterisasi, dikelola dengan baik, dan dibangun kembali dengan indah. Ini akan menjadi rencana yang hebat, dan di situlah Dewan Perdamaian benar-benar dimulai,” ujar Trump.

Trump menambahkan mandat Dewan Perdamaian berpotensi diperluas ke isu-isu global lainnya seiring keberhasilan upaya di Gaza.

“Saya pikir kita dapat memperluasnya ke hal-hal lain seiring keberhasilan kita di Gaza,” katanya.

Trump juga menegaskan Dewan Perdamaian akan bekerja bersama PBB setelah lembaga tersebut terbentuk sepenuhnya.

“Setelah dewan ini sepenuhnya terbentuk, kita dapat melakukan hampir semua yang ingin kita lakukan, dan kita akan melakukannya bersama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ucapnya.

Sejumlah perwakilan negara turut menandatangani dokumen pendirian organisasi tersebut. Namun hingga kini, rincian mandat resmi dan piagam Dewan Perdamaian belum diumumkan ke publik.

Pertanyaan mengenai ruang lingkup kewenangan dewan itu telah beredar sejak awal pembentukannya. Pernyataan Trump tersebut mengindikasikan bahwa Dewan Perdamaian akan terlibat dalam urusan global yang melampaui konflik Gaza, di tengah kritiknya terhadap PBB yang dinilai belum memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

Trump menilai kolaborasi antara Dewan Perdamaian dan PBB dapat menciptakan pendekatan baru dalam penyelesaian konflik internasional.

“Ada potensi luar biasa dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Saya pikir kombinasi Dewan Perdamaian dengan orang-orang seperti yang kita miliki di sini, ditambah dengan PBB, dapat menjadi sesuatu yang sangat, sangat unik bagi dunia,” katanya. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN