Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Rob Jetten Jadi Perdana Menteri Belanda Termuda dan Pertama yang Mengaku Gay

Mistar.idSelasa, 24 Februari 2026 09.46
journalist-avatar-top
rob_jetten_jadi_perdana_menteri_belanda_termuda_dan_pertama_yang_mengaku_gay

Politikus sentris Rob Jetten. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Amsterdam, MISTAR.ID

Politikus sentris Rob Jetten resmi dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) Belanda, Senin (23/2/2026). Di usia 38 tahun, ia mencatat sejarah sebagai kepala pemerintahan termuda sekaligus perdana menteri pertama di Belanda yang secara terbuka mengakui dirinya gay.

Jetten bersama jajaran kabinetnya dilantik oleh Raja Willem-Alexander di Istana Huis ten Bosch, Den Haag. “Sudah dilantik. Kita akan mulai bekerja,” tulisnya melalui akun X.

Ia memenangkan pemilihan umum pada Oktober lalu, yang digelar setelah Freedom Party (PVV) keluar dari koalisi pemerintahan sayap kanan, memicu pemilu sela.

Sejak muda, Jetten dikenal sebagai sosok yang gemar mengikuti perkembangan politik. Ia tumbuh di kota kecil di Brabant, Belanda selatan, dan telah terbuka mengenai orientasi seksualnya sejak usia remaja. Meski demikian, ia tidak menjadikan kehidupan pribadinya sebagai komoditas politik.

Beberapa tahun lalu, ia sempat mengunggah video berisi pembacaan pesan-pesan bernada homofobik yang diterimanya, sebagai bentuk kampanye melawan diskriminasi dan pentingnya memperingati hari internasional anti-homofobia.

Sebelum aktif di panggung politik nasional, Jetten bekerja di perusahaan pengelola jaringan kereta api Belanda, ProRail. Karier politiknya melejit setelah terpilih sebagai anggota parlemen dari Democrats 66 (D66) pada 2017. Ia kemudian memimpin partai tersebut dan sempat menjabat sebagai menteri iklim di kabinet mantan perdana menteri Mark Rutte.

Di awal kariernya, penampilan Jetten kerap dinilai kaku hingga dijuluki “Robot Jetten” oleh pengkritik. Namun, citranya perlahan berubah. Pendukungnya bahkan menyebutnya sebagai “mini-Mark Rutte”, merujuk pada gaya kepemimpinan pragmatis yang mengedepankan stabilitas.

Dalam kehidupan pribadi, Jetten bertunangan dengan Nicolas Keenan, atlet hoki asal Argentina. Ia secara terbuka menyatakan identitasnya sebagai gay, sesuatu yang menjadikannya figur simbolis bagi komunitas LGBTQ+ di Belanda.

Di parlemen, D66 membentuk koalisi bersama partai tengah-kanan CDA dan partai liberal VVD. Meski begitu, koalisi ini masih membutuhkan tambahan sembilan kursi untuk mengamankan mayoritas.

Dalam agenda pemerintahannya, Jetten menegaskan komitmen untuk memperkuat posisi Belanda di Uni Eropa. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen turut menyambut pelantikannya dan menyatakan kesiapan bekerja sama di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga keamanan.

Koalisi yang dipimpin Jetten juga berjanji mendukung penuh Ukraina, mempertahankan komitmen pendanaan NATO, memangkas sejumlah tunjangan sosial untuk mendukung belanja pertahanan, serta memperketat kebijakan migrasi, termasuk aturan reunifikasi keluarga.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN