Tuesday, October 13, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Remaja 14 Tahun Tembak Kepala Sekolah di Prancis Pakai Senapan Berburu

Mistar.idSelasa, 13 Oktober 2026 pukul 13.22 WIB
remaja_14_tahun_tembak_kepala_sekolah_di_prancis_pakai_senapan_berburu

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/Mahiruysal)

news_banner

Aubagne, MISTAR.ID – Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun menembak kepala sekolah dan guru menggunakan senapan berburu di SMP Joseph-Lakanal, Kota Aubagne, wilayah selatan Prancis, Senin (12/10/2026).

Insiden itu menyebabkan kepala sekolah berusia 53 tahun dan guru berumur 37 tahun mengalami luka akibat peluru gotri. Seorang korban lainnya juga terkena serpihan peluru. Pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah seorang staf sekolah merebut senjatanya.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Marseille, Audrey Jouaneton, menjelaskan tersangka masuk ke lingkungan sekolah dengan membawa wadah gitar yang ternyata digunakan untuk menyembunyikan senapan.

"Tersangka masuk dengan membawa tas yang ternyata berisi senapan. Dia kemudian mengeluarkan senjata laras panjang dan menembak korban," kata Jouaneton, dikutip dari AFP.

Menurut Jouaneton, remaja tersebut melepaskan sedikitnya empat tembakan, termasuk di ruang kelas yang sedang digunakan untuk belajar.

Pejabat wilayah Bouches-du-Rhone, Jacques Witkowski, membeberkan bagaimana pelaku menyerang dua tenaga pendidik di sekolah tersebut.

"Tersangka, awalnya menembak kepala sekolah dan mengenai paha dan punggung bawahnya. Kemudian, pelaku menembak guru dan terkena di bagian paha. Setelah itu, seorang staf sekolah berhasil merebut senjatanya," ujar Jacques.

Meski mengalami luka, kedua korban dipastikan tidak dalam kondisi kritis. Witkowski juga menyebut tersangka tidak memiliki catatan kenakalan remaja maupun riwayat radikalisasi.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, yang mendatangi lokasi kejadian, mengatakan orangtua tersangka telah diamankan kepolisian.

Menurut Nunez, penyidik masih berupaya mengungkap bagaimana remaja tersebut bisa mendapatkan senjata api.

Polisi juga menegaskan bahwa penembakan di SMP Joseph-Lakanal tidak berkaitan dengan gelombang demonstrasi pelajar SMA yang berlangsung di Prancis dalam beberapa pekan terakhir.

"SMP tersebut tidak terlibat pada aksi protes siswa SMA," ujar pihak kepolisian. (afp)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN