Protes Pemusnahan Sapi, Peternak Prancis Blokade Jalan

Para peternak di wilayah barat daya Prancis menggelar aksi protes dengan memblokade jalan, bentuk protes pemusnahan sapi. (Foto: Istimewa/Mistar)
Paris, MISTAR.ID
Para peternak di wilayah barat daya Prancis menggelar aksi protes dengan memblokade jalan dan membakar tumpukan jerami pada Sabtu (13/12/2025), menyusul kebijakan pemerintah yang memusnahkan sapi akibat wabah nodular dermatitis atau penyakit kulit benjol-benjol.
Aksi tersebut dipicu kemarahan peternak terhadap respons pemerintah yang dinilai terlalu keras dan tidak efektif dalam menangani wabah. Sejumlah serikat peternak menyerukan blokade nasional sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemusnahan massal ternak.
Serikat peternak Coordination Rurale (CR) menyebut langkah pemerintah sebagai tindakan yang merugikan peternak. “Ini adalah pemusnahan sapi dan peternak,” ujar perwakilan CR, Leon Thierry, seperti dikutip Le Monde, saat berunjuk rasa di Briscous bersama puluhan petani dan sekitar 40 traktor.
Thierry menolak kebijakan penyembelihan terhadap sapi yang dinilai masih sehat. Ia menegaskan tidak dapat menerima pemusnahan hewan yang tidak menunjukkan gejala penyakit hanya karena berada dalam satu kawanan.
Sebelumnya, pada Jumat (12/12/2025), dokter hewan memusnahkan lebih dari 200 ekor sapi di desa Les Bordes-sur-Arize, dekat perbatasan Spanyol, setelah ditemukan satu kasus nodular dermatitis di wilayah tersebut.
Hingga Sabtu, puluhan traktor memblokir jalur lalu lintas, sementara sejumlah kendaraan diparkir di depan gedung-gedung publik. Petani juga membakar jerami dan ban sebagai bentuk protes. Akibat aksi tersebut, sekitar 150 kilometer jalan tol A64 yang menghubungkan Bayonne dan Tarbes ditutup sejak Jumat malam.
Aksi serupa terjadi di wilayah timur Prancis. Sekitar 70 petani menggelar unjuk rasa di depan bekas kantor parlemen Menteri Pertanian di kota Pontarlier dengan membunyikan klakson, menyalakan petasan, serta bom asap. Dalam aksi tersebut, para petani juga menggantung bangkai anak sapi di sebuah pohon dengan papan bertuliskan “Hewan Kami, Hidup Kami”. (hm25)






















