Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Polisi Vietnam Bongkar Sindikat Online Scam Terbesar, Rp5,8 Triliun Raib

Mistar.idKamis, 8 Januari 2026 pukul 10.42 WIB
polisi_vietnam_bongkar_sindikat_online_scam_terbesar_rp58_triliun_raib

Suasana di salah satu sudut ibu kota Hanoi, Vietnam. (foto: Pixabay/mistar)

news_banner

Hanoi, MISTAR.ID

Polisi Vietnam mengungkap sebuah sindikat penipuan siber atau online scam besar-besaran yang membuat kerugian 350 juta dollar AS atau sekitar Rp5,8 triliun.

Sebanyak 35 orang ditangkap karena diduga terlibat dalam kegiatan tersebut. Penangkapan dilakukan pada 31 Desember 2025 di lima kota di wilayah utara Vietnam, termasuk Ibu Kota Hanoi, menurut keterangan polisi di Provinsi Hung Yen.

Sindikat ini menggunakan teknologi canggih untuk melakukan penipuan dan perjudian online.

Mereka memanfaatkan media sosial untuk menawarkan barang yang dijual, tetapi tidak mengirimkan barang kepada pembeli dan menghapus profil mereka setelah korban mentransfer uang.

Uang yang dicuri kemudian dipindahkan ke akun judi online untuk menghindari deteksi oleh pihak berwenang. Selama operasi tersebut, polisi berhasil menyita lima mobil dan 42 ponsel, serta membekukan 125 rekening di 16 bank.

Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, polisi dari Provinsi Lang Son, Vietnam, juga menangkap 22 tersangka penipuan di Kamboja dalam operasi bersama antara kedua negara. Dalam kasus tersebut, 3.000 korban tertipu hingga kehilangan 285 juta dollar AS atau sekitar Rp4,7 triliun, sebagaimana dilansir AFP.

Sejak 2020, total kerugian dari korban penipuan online di Vietnam telah mencapai 1,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp25 triliun dalam lebih dari 24.000 kasus.

Di seluruh Asia Tenggara, kelompok kriminal tersebut memanfaatkan kasino, hotel, dan kompleks yang diperkuat sebagai markas untuk melancarkan penipuan siber yang canggih, menurut laporan dari Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC).

Di Kamboja, terdapat puluhan pusat penipuan dengan ribuan orang terlibat dalam industri ilegal bernilai miliaran dollar AS ini.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN