Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Kuasai 70 Persen Gaza

Mistar.idJumat, 29 Mei 2026 pukul 10.59 WIB
netanyahu_perintahkan_militer_israel_kuasai_70_persen_gaza

Perdana Menteri Israel, Netanyahu. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Jerusalem, MISTAR.ID

Perdana Menteri Israel, Netanyahu mengaku telah mengarahkan militer Israel untuk merebut lebih banyak wilayah di Jalur Gaza hingga mencapai 70 persen.

Dalam pernyataannya pada Kamis (28/5/2026), Netanyahu mengatakan pasukan Israel sebelumnya telah menguasai sekitar 50 persen wilayah Gaza sebelum meningkat menjadi lebih dari 60 persen.

“Kami berada di angka 50 persen, kemudian naik menjadi 60 persen. Arahan saya adalah untuk bergerak, mari kita lakukan langkah demi langkah,” ujar Netanyahu.

“Pertama-tama, 70 persen. Mari kita mulai dengan itu. Kami menekan mereka dari semua sisi. Kami akan menangani sisa-sisanya,” lanjutnya.

Israel hingga kini disebut telah mengendalikan sekitar 64 persen wilayah Jalur Gaza, yang mengalami kerusakan luas akibat agresi militer sejak pecahnya perang dengan Hamas pada Oktober 2023.

Netanyahu selama ini menyebut wilayah yang direbut Israel di Gaza, Suriah, dan Lebanon sebagai “zona penyangga” untuk mencegah potensi serangan militan setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Namun, warga Palestina menilai perluasan zona penyangga tersebut sebagai bagian dari upaya permanen untuk menggusur penduduk Gaza dari wilayah mereka.

Pernyataan Netanyahu muncul di tengah meningkatnya serangan Israel di Gaza yang diklaim menargetkan pimpinan senior Hamas.

Pada Selasa lalu, Israel mengaku telah membunuh kepala sayap bersenjata Hamas.

Sehari kemudian, Rabu (27/5/2026), Israel kembali melancarkan serangan yang menargetkan dua pemimpin Hamas. Serangan tersebut menewaskan 10 orang, termasuk lima anak-anak, serta melukai 18 lainnya.

Serangan berlangsung saat warga Palestina tengah merayakan Iduladha di tengah kondisi pengungsian, dengan banyak keluarga berkumpul di tenda-tenda dan bangunan yang rusak akibat bombardir. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN