Friday, April 4, 2025
home_banner_first
INTERNATIONAL

Memanas! Militan Hizbullah Targetkan Tentara Israel di Perbatasan Lebanon

journalist-avatar-top
Rabu, 9 Oktober 2024 14.59
memanas_militan_hizbullah_targetkan_tentara_israel_di_perbatasan_lebanon

memanas militan hizbullah targetkan tentara israel di perbatasan lebanon

news_banner

Beirut, MISTAR.ID

Konflik antara militer Israel dengan kelompok Hizbullah semakin memanas dalam beberapa minggu belakangan ini.

Pasca serangan militer israel yang memborbardir wilayah selatan Lebanon kemarin, kini pihak Hizbullah menargetkan tentara Israel.

Militan Hizbullah menargetkan tentara Israel di dekat desa perbatasan Lebanon, Labbouneh, dengan peluru artileri dan roket.

Baca juga: Israel Sebut Hizbullah Babak Belur Pasca Nasrallah Terbunuh

Demikian disampaikan oleh kelompok militan dalam sebuah pernyataan, sehari setelah Israel mengatakan telah menewaskan dua penerus pemimpin Hizbullah yang terbunuh.

Dikutip dari Reuters, pada Rabu (9/10/24), kelompok itu telah meluncurkan roket terhadap Israel. Dan ppihak militer Israel mengatakan, tiga tentaranya terluka parah pada hari Selasa (8/10/24) dan Rabu (9/10/24) selama pertempuran di Lebanon selatan.

Sirene dibunyikan di Israel utara pada Rabu pagi, sementara Israel kembali membombardir pinggiran selatan Beirut pada malam hari.

Baca juga: Israel Tingkatkan Serangan Udara dan Darat Terhadap Hamas di Gaza

Tewaskan 2.100 Orang

Konflik di Lebanon telah meningkat secara dramatis dalam beberapa minggu terakhir ketika Israel melakukan serangkaian pembunuhan terhadap para pemimpin tinggi Hizbullah, dan melancarkan operasi darat ke Lebanon selatan yang meluas lebih jauh minggu ini.

Pengeboman tersebut telah menewaskan lebih dari 2.100 orang di Lebanon, sebagian besar terjadi dalam dua minggu terakhir, dan menyebabkan sekitar 1,2 juta orang mengungsi di seluruh negeri.

Pada Selasa (8/10/24), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa serangan udara Israel telah menewaskan dua penerus pemimpin Hizbullah yang terbunuh, Sayyed Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, 27 September kemarin.

REPORTER: