14.7 C
New York
Tuesday, May 21, 2024

Masyarakat Bogota Hanya Mandi 4 Menit dan Tak Bisa Cuci Baju

Bogota, MISTAR.ID

Sekitar 10 juta penduduk di ibu kota Kolombia, Bogota, hanya bisa mandi selama empat menit. Bahkan, masyarakat tidak bisa lagi mencuci baju akibat kekeringan ekstrem.

“Ada hal-hal yang kami tidak bisa lakukan lagi. Saya hanya mandi selama empat menit dan tidak bisa mencuci baju,” kata salah satu warga Bogota, Isaac Sandoval.

Sedangkan Wali Kota Bogota Galán menyatakan bahwa ini adalah krisis air terparah yang dihadapi kota ini di tengah fenomena iklim El Niño.

“Saya mohon untuk berhemat air. Situasinya kritis. Perilaku hemat air akan membantu kami mengakhiri atau setidaknya mengurangi krisis lebih cepat,” kata Galan melalui akun media sosialnya, Senin (15/4/24).

Baca juga: Krisis Air, Menteri Bulgaria Ditangkap Jaksa

Perusahaan penyedia air di Bogota juga melaporkan penurunan permukaan air di waduk-waduknya yang terendah dalam beberapa dekade.

Menurut Natasha Avendaño, kepala perusahaan air Bogotá, waduk Chuza kini hanya memiliki 35 dari 220 juta meter kubik kapasitasnya.

“Waduk Chuza, yang menyediakan sekitar 70% pasokan air di Bogota, kini memiliki kapasitas kurang dari 17 persen,” kata Natasha.

Saat ini, pemerintah setempat telah membagi wilayah sekitar ibu kota menjadi sembilan zona, dimana masing-masing zona bergiliran mengalami pemadaman air selama 24 jam, kecuali untuk rumah sakit dan sekolah.

Perlu diketahui, sejak Juni 2023, daerah tersebut telah mengalami kekeringan karena El Niño, menyebabkan kurangnya hujan di daerah-daerah yang menjadi sumber air bagi ibu kota dan sekitarnya.

Baca juga: Atasi Krisis Air Bersih, Rp70 Miliar APBN Dikucurkan ke Tarutung

Presiden Kolombia, Gustavo Petro, memerintahkan perubahan substansial untuk melindungi sumber daya air dalam 30 tahun ke depan.

Dia juga mengingatkan tentang dampak urbanisasi yang tidak terkendali dan menyoroti penjarahan cadangan air tanah oleh industri pertanian dan konstruksi. (mtr/hm20)

Related Articles

Latest Articles