Kapal Tanker Meledak di Perairan Kuwait

Ilustrasi. Sebuah kapal tanker bawa minyak meledak di perairan Kuwait. (Foto: Reuters/Phil Noble)
Kuwait, MISTAR.ID
Sebuah kapal tanker dilaporkan dihantam ledakan besar di perairan lepas pantai Kuwait pada Kamis (5/3/2026), yang menybabkan tumpahan minyak di sekitar lokasi kejadian.
Laporan tersebut disampaikan oleh United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO). Dalam pernyataannya, kapten kapal tanker yang sedang berlabuh melaporkan mendengar dan melihat ledakan kuat di sisi kiri kapal.
“Kapten sebuah kapal tanker yang sedang berlabuh melaporkan telah menyaksikan dan mendengar ledakan besar di sisi kiri kapal, kemudian melihat sebuah kapal kecil meninggalkan area tersebut di lepas pantai Mubarak Al-Kabeer,” demikian keterangan UKMTO melalui media sosial X, seperti dikutip Agence France-Presse.
UKMTO juga menyebutkan adanya tumpahan minyak yang berasal dari tangki kargo kapal tanker tersebut. Tumpahan itu dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan di sekitar perairan.
Peristiwa itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah militer gabungan Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan serangan ke sejumlah negara Teluk.
Sebelumnya, pada Senin (2/3/2026), sirene serangan udara sempat berbunyi di sejumlah wilayah di Kuwait setelah sistem pertahanan udara mencegat sebagian besar serangan drone.
Di sisi lain, Iran juga menyatakan telah menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi perdagangan minyak dunia.
Penasihat senior Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Ebrahim Jabari, menyatakan pihaknya akan menindak kapal yang mencoba melintas di selat tersebut.
“Selat telah ditutup. Siapapun yang mencoba melintas, IRGC dan angkatan laut reguler akan membakar kapal-kapal tersebut,” kata Jabari seperti dikutip Al Jazeera.
Ia juga menegaskan Iran tidak akan membiarkan minyak keluar dari kawasan Teluk dan mengancam akan menyerang jalur pipa minyak, yang menurutnya dapat mendorong harga minyak dunia melonjak hingga 200 dolar AS dalam beberapa hari ke depan. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Pesawat Iran Air di Bandara Bushehr Diserang AS-Israel





















