Jeffrey Epstein Gunakan Tanaman Beracun untuk Bungkam Korbannya

Jeffrey Epstein. (Foto: Prime Video)
New York, MISTAR.ID
Skandal yang melibatkan Jeffrey Epstein kembali memunculkan temuan mengejutkan. Dokumen terbaru mengindikasikan adanya dugaan kuat bahwa Epstein menyimpan tanaman beracun yang dapat menghasilkan zat kimia tertentu, diduga untuk melemahkan kesadaran serta kehendak bebas korbannya.
Media The Sun melaporkan, Jumat (20/2/2026), dari email yang disebarkan, Epstein sempat menanyakan kepada orang kepercayaannya mengenai tanaman Angel’s Trumpet atau kecubung hutan. Tanaman ini diketahui sebagai sumber alami skopolamin, senyawa berbahaya yang kerap dijuluki “napas setan”.
Skopolamin dikenal mampu memicu kondisi disosiatif berat. Pada kadar tertentu, zat ini tak hanya menyebabkan halusinasi, tetapi juga membuat seseorang menjadi sangat mudah diarahkan serta kehilangan ingatan jangka pendek.
Karakteristik tersebut membuatnya kerap disebut sebagai “obat zombie”. Di sejumlah negara, termasuk Kolombia, skopolamin dilaporkan sering disalahgunakan untuk tujuan kriminal. Korban bisa dipengaruhi melakukan tindakan tertentu tanpa sepenuhnya sadar atau mampu melawan.
Lembaga Pusat Perawatan Kecanduan Inggris memperingatkan bahwa efek zat ini menyerupai praktik pengendalian pikiran karena perubahan kondisi mental yang drastis. Seseorang yang terpapar dapat dengan mudah dimanipulasi.
Baca Juga: Fakta-Fakta Skandal Jeffrey Epstein
Hal yang lebih mengkhawatirkan, racun ini tidak mudah teridentifikasi melalui pemeriksaan toksikologi standar. Kondisi tersebut membuatnya kerap dikaitkan dengan praktik kejahatan seksual, karena korban sering kali tidak mengingat kejadian setelah pengaruh zat tersebut hilang.
Tercatat dalam Dokumen
Walau tidak ada penyebutan langsung mengenai penggunaan skopolamin, dokumen yang dirilis menunjukkan Epstein menerima artikel yang mengulas secara rinci tentang efek zat tersebut serta tanaman Angel’s Trumpet.
Dalam konteks jaringan kejahatan yang menyeret namanya, temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa zat kimia tertentu kemungkinan digunakan sebagai sarana untuk mengendalikan dan membungkam korban, sehingga mereka kesulitan melawan ataupun mengingat peristiwa yang dialami. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Mantan Presiden Yoon Suk Yeol Dipidana Penjara Seumur HidupBERITA TERPOPULER



















