Jalan Raya Pan-Amerika: Panjang 30 Ribu Kilometer, Menghubungkan 14 Negara

Jalan Raya Pan-Amerika atau Pan-American Highway, yang menghubungkan 14 negara. (foto: iStockphoto/mistar)
Amerika Serikat, MISTAR.ID
Bayangkan mengemudi di satu jalur darat yang membentang ribuan kilometer, melintasi dua benua dan belasan negara. Bagi pencinta perjalanan darat, ini terdengar seperti petualangan impian. Namun, bagi sebagian orang, membayangkannya saja sudah melelahkan.
Faktanya, jalan raya terpanjang di dunia memang benar-benar ada. Namanya Jalan Raya Pan-Amerika (Pan-American Highway), dengan panjang sekitar 19 ribu mil atau hampir 30 ribu kilometer. Jalan ini menghubungkan 14 negara dari ujung utara hingga selatan Benua Amerika.
Untuk menempuh seluruh rute Pan-American Highway tanpa banyak berhenti, dibutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Namun kebanyakan pelancong justru memilih menikmatinya secara perlahan. Tak jarang, perjalanan ini diselesaikan dalam waktu enam bulan hingga satu tahun demi mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan.
Mengutip laporan Mirror, jalan raya ini membentang hampir sepanjang belahan barat bumi dan telah dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai jalan terpanjang di dunia yang bisa dilalui kendaraan.
Meski disebut satu jalan, Pan-American Highway bukanlah jalan aspal tunggal yang utuh. Jalur ini merupakan gabungan dari berbagai jalan nasional di tiap negara yang dibangun secara bertahap selama puluhan tahun.
Perjalanan dimulai dari Prudhoe Bay, Alaska (Amerika Serikat) dan berakhir di Argentina. Negara-negara yang dilalui antara lain Amerika Serikat, Meksiko, Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua, Kosta Rika, Panama, Kolombia, Ekuador, Peru, Chili, dan Argentina.
Sepanjang rute, pelancong akan disuguhi pemandangan yang sangat beragam. Mulai dari padang pasir, hutan hujan tropis, pegunungan, kota-kota besar yang sibuk, hingga wilayah hutan belantara. Setiap segmen memiliki tantangan tersendiri, baik dari kondisi jalan maupun cuaca.
Secara teori, Pan-American Highway bisa ditempuh tanpa henti. Namun pada praktiknya, medan yang berat membuat banyak petualang membutuhkan waktu lebih lama. Meski begitu, jalur ini telah berhasil dilalui oleh pengendara motor, pesepeda, bahkan pelari jarak jauh.
Pembangunan Pan-American Highway pertama kali direncanakan pada tahun 1923 sebagai satu jalur tunggal. Namun seiring waktu, setiap negara membangun dan memperbaiki bagiannya masing-masing dengan standar dan kecepatan yang berbeda. Proyek besar-besaran berlangsung terutama pada periode 1930 hingga 1970, meski beberapa bagian sudah ada sebelumnya.
Kini, kondisi jalan Pan-Amerika sangat beragam. Ada ruas jalan modern dan lebar, namun ada pula bagian yang rusak, sulit dilalui, bahkan nyaris tidak bisa dilewati saat musim hujan.
Bagi para pencinta petualangan, Pan-American Highway bukan sekadar jalan panjang, melainkan simbol perjalanan ekstrem dan kebebasan menjelajah dunia.
BERITA TERPOPULER


















