Iran Bantah Tuduhan Serang Kilang Aramco di Ras Tanura

Gambar arsip kilang minyak dan terminal minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco di Arab Saudi (Foto: Reuters)
Teheran, MISTAR.ID
Pemerintah Iran membantah tuduhan bahwa militernya menyerang fasilitas kilang minyak terbesar di Timur Tengah milik Saudi Aramco di Ras Tanura, Arab Saudi.
Bantahan tersebut disampaikan melalui sumber militer Iran kepada kantor berita negara itu, Tasnim News Agency, menyusul laporan sejumlah media internasional yang mengaitkan Teheran dengan serangan drone terhadap fasilitas tersebut.
Sumber anonim itu menegaskan instalasi minyak di negara-negara kawasan bukan target operasi militer Iran. Menurutnya, fokus utama serangan Iran diarahkan pada kepentingan Amerika Serikat dan Israel di wilayah tersebut.
Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah serangan pesawat nirawak menargetkan kilang Aramco di Ras Tanura pada Senin (2/3/2026). Serangan itu dilaporkan memicu kebakaran besar di fasilitas penyulingan minyak tersebut.
Bantahan Iran juga ditegaskan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Revanchi. Dalam keterangannya kepada CNN, ia menyatakan Iran tidak bertanggung jawab atas serangan tersebut.
“Kami tidak bertanggung jawab atas (serangan) itu. Kami sudah menghubungi Saudi. Kami membahas isu ini, dan Iran tidak bertanggung jawab atas serangan terhadap penyulingan minyak di Arab Saudi,” ujar Takht-Revanchi.
Ia menambahkan Iran telah secara resmi mengumumkan fasilitas minyak di kawasan Timur Tengah bukan merupakan target angkatan bersenjata Iran.
Ras Tanura, yang terletak di pantai timur Arab Saudi di sepanjang Teluk Persia, merupakan salah satu pusat utama penyulingan dan ekspor minyak kerajaan tersebut. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari otoritas Saudi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Israel Serang TV Pemerintah Iran, Ledakan Terdengar di Teheran





















