Wednesday, October 7, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan Rudal serta Drone

Mistar.idRabu, 7 Oktober 2026 pukul 07.32 WIB
_houthi_klaim_serang_fasilitas_aramco_di_riyadh_dan_khurais_dengan_rudal_serta_drone

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree (foto: AP)

news_banner

Riyadh, MISTAR.ID — Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan menggunakan rudal balistik dan drone terhadap dua fasilitas energi milik Saudi Aramco di Arab Saudi.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan sasaran serangan berada di Riyadh dan Khurais. Khurais merupakan salah satu kawasan penting dalam produksi minyak Arab Saudi.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui akun X, Saree mengklaim operasi tersebut berhasil mencapai target yang ditentukan.

Menurutnya, serangan terhadap dua fasilitas Aramco tersebut juga memicu kebakaran besar di lokasi sasaran. Namun, belum ada konfirmasi independen mengenai laporan tersebut.

Arab Saudi belum memberikan tanggapan

Pemerintah Arab Saudi hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim Houthi tersebut.

Belum diketahui apakah fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais mengalami kerusakan maupun gangguan terhadap kegiatan operasionalnya.

Klaim mengenai kebakaran dan keberhasilan serangan juga belum dapat diverifikasi secara independen.

Houthi sebut serangan sebagai aksi balasan

Saree mengatakan serangan tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan udara yang menurut kelompoknya dilancarkan Arab Saudi terhadap wilayah yang berada di bawah kendali Houthi di Yaman.

Ia menuduh serangan terhadap wilayah Yaman meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Houthi menyebut sekitar 50 serangan udara dan rudal terjadi dalam kurun 12 jam.

Wilayah yang disebut menjadi sasaran antara lain ibu kota Sanaa serta provinsi Al-Jawf, Taiz, Amran, Hajjah, dan Saada.

Namun, informasi mengenai jumlah dan lokasi serangan tersebut juga berasal dari klaim Houthi dan belum diverifikasi secara independen.

Houthi ancam serangan lanjutan

Houthi juga menyampaikan ancaman untuk melanjutkan serangan terhadap sasaran militer serta infrastruktur energi Arab Saudi.

Ancaman tersebut menambah ketegangan di tengah konflik berkepanjangan antara kelompok Houthi dan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Yaman.

Untuk saat ini, belum ada laporan terverifikasi mengenai jumlah korban, tingkat kerusakan fasilitas Aramco, maupun dampak terhadap produksi minyak Arab Saudi akibat serangan yang diklaim Houthi tersebut.

Perkembangan selanjutnya masih menunggu keterangan dari pemerintah Arab Saudi, Saudi Aramco, maupun sumber independen di lapangan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN