Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Guinness World Records Hentikan Pencatatan Rekor dari Israel, Begini Alasannya

Mistar.idJumat, 5 Desember 2025 09.13
journalist-avatar-top
guinness_world_records_hentikan_pencatatan_rekor_dari_israel_begini_alasannya

Logo Guinness World Records. (foto: tangkapan layar via IRNA)

news_banner

Tel Aviv, MISTAR.ID

Guinness World Records mengumumkan keputusan untuk menghentikan pencatatan rekor dari individu atau organisasi asal Israel. Keputusan ini diambil terkait dengan tindakan genosida yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza.

Langkah ini mengikuti kecaman yang meluas dari berbagai organisasi hak asasi manusia yang menuduh Israel melakukan kejahatan perang dan melanggar hukum internasional.

Seperti dilaporkan kantor berita Iran, IRNA, pada Rabu (3/12/2025), Guinness World Records mengambil keputusan tersebut setelah mendapat tekanan publik yang signifikan.

Sebuah organisasi Israel, Gift of Life, yang mempromosikan donasi ginjal sukarela, mengajukan permohonan untuk mencatatkan rekor dunia.

Namun, permintaan tersebut ditolak secara tegas oleh Guinness. Dalam tanggapannya, Guinness World Records menyatakan saat ini tidak memproses aplikasi rekor dari Israel.

Penolakan ini menggambarkan meningkatnya ketidakpuasan global terhadap tindakan Israel di Gaza, yang telah mengakibatkan lebih dari 70.000 warga Palestina tewas dan sekitar 171.000 lainnya terluka sejak dimulainya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023.

Diketahui, sebagian besar korban meninggal dunia di Jalur Gaza itu adalah perempuan dan anak-anak. Keputusan Guinness World Records ini memberikan pesan yang jelas kepada Israel.

Tidak hanya tentang legitimasi politiknya, tetapi juga terkait dengan status budaya dan sosial negara tersebut di mata komunitas internasional. Para ahli memperkirakan bahwa keputusan ini dapat memicu gelombang sanksi budaya dan sosial terhadap Israel. Gelombang ini diharapkan dapat menciptakan gerakan serupa yang terjadi sebelumnya dalam ranah olahraga dan akademik.

Aktivis hak asasi manusia juga mendesak organisasi internasional lainnya untuk mengikuti langkah yang diambil Guinness World Records dan menuntut pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Gaza.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN