Friday, October 2, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

CEO Thai Airways Dipecat Usai Penerbangan Terganggu Banjir Bangkok

Mistar.idJumat, 2 Oktober 2026 pukul 20.42 WIB
ceo_thai_airways_dipecat_usai_penerbangan_terganggu_banjir_bangkok

Pesawat Airbus A321neo yang dioperasikan oleh maskapai Thai Airways. (Foto: Wikimedia Commons/Canley)

news_banner

Bangkok, MISTAR.ID - CEO Thai Airways Chai Eamsiri dipecat dewan perusahaan setelah sejumlah penerbangan maskapai terganggu akibat banjir yang melanda Bangkok, Thailand.

Dilansir The Star, Jumat (2/10/2026), pemecatan Chai dilakukan setelah Kementerian Pariwisata Thailand mengkritik respons Thai Airways terhadap gangguan operasional akibat banjir.

Bandara Suvarnabhumi mengalami kekacauan setelah sejumlah penerbangan Thai Airways tertunda dan terjadi penumpukan bagasi. Kondisi itu dipicu minimnya staf yang dapat datang bekerja akibat banjir.

"Mereka tidak memberikan alasan (atas pemecatan saya)," kata Chai kepada wartawan, Jumat.

"Mereka ingin melihat apakah ada celah... kesalahan dalam pekerjaan yang dilakukan," lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Thailand Surasak Phancharoenworakul meminta manajemen Thai Airways mengundurkan diri jika tidak mampu mengatasi masalah keterlambatan penerbangan.

Menurut Surasak, gangguan tersebut dapat berdampak pada reputasi pariwisata Thailand.

Pada pekan ini, Thai Airways membatalkan sejumlah penerbangan dan menangguhkan layanan kargo setelah sejumlah staf tidak dapat hadir bekerja akibat banjir.

Gangguan operasional di Bandara Suvarnabhumi juga menyebabkan keterlambatan besar dalam penanganan bagasi. Kondisi tersebut bahkan membutuhkan bantuan Angkatan Udara Thailand untuk memproses bagasi yang menumpuk.

Dalam pengajuan kepada bursa saham pada Jumat, Thai Airways menyatakan Chai telah diskors dan akan menjalani penyelidikan terkait prosedur manajemen krisis yang diterapkannya.

Banjir melanda Bangkok setelah hujan deras mengguyur ibu kota Thailand selama hampir 48 jam tanpa henti. Pada akhir pekan lalu, Bangkok dinyatakan sebagai zona terdampak bencana banjir, dengan sejumlah wilayah masih terendam hingga Jumat. (hm25/cnn Indonesia)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN