Thursday, October 15, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Atap Sekolah Ambruk di Pakistan, 28 Orang Tewas Mayoritas Anak di Bawah 13 Tahun

Mistar.idKamis, 15 Oktober 2026 pukul 16.35 WIB
atap_sekolah_ambruk_di_pakistan_28_orang_tewas_mayoritas_anak_di_bawah_13_tahun_

Warga dan petugas penyelamat berkumpul di dekat sekolah di Peshawar, Pakistan, menyusul insiden atap gedung runtuh pada Kamis (15/10/2026) waktu setempat (Foto: REUTERS/Reuters)

Islamabad, MISTAR.ID (15/10/2026) - Tragedi memilukan terjadi di Kota Peshawar, Pakistan. Atap sebuah gedung sekolah swasta runtuh saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, Kamis (15/10/2026) waktu setempat. Sedikitnya 28 orang, yang sebagian besar siswa berusia di bawah 13 tahun, tewas dalam peristiwa tersebut.

Insiden itu, seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (15/10/2026), terjadi di Al-Khair Education Center, sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Dir Colony, bagian utara Peshawar.

Asim Khan dari Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar mengonfirmasi jumlah korban tewas yang terdiri atas 27 siswa dan satu guru. Sebagian besar korban dibawa ke rumah sakit tersebut. Jumlah korban tewas dikhawatirkan masih dapat bertambah.

Ia menambahkan, lebih dari 30 orang mengalami luka-luka, dengan enam di antaranya dalam kondisi kritis.

Pejabat pemerintah setempat, Bilal Faizi, menuturkan tim penyelamat sedang berupaya mengevakuasi jenazah korban dan membawa korban luka ke rumah sakit terdekat.

Seorang petugas penyelamat di lokasi mengatakan atap dari lantai yang lebih tinggi runtuh dan menimpa atap lantai pertama, yang kemudian membuat gedung sekolah ambruk dan menimpa para siswa di dalam ruang kelas.

Tayangan televisi setempat memperlihatkan sejumlah ambulans bergegas menuju lokasi kejadian, sementara tim penyelamat mengevakuasi para siswa yang bersimbah darah dari balik reruntuhan.

"Kami sejauh ini telah mengevakuasi setidaknya 45 anak dari reruntuhan," kata petugas darurat distrik setempat, Iftikhar Khan.

Ia menambahkan, masih ada laporan anak-anak yang tertimbun reruntuhan bangunan sekolah.

Penyebab runtuhnya atap bangunan sekolah tersebut belum diketahui secara pasti.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dalam pernyataannya mengungkapkan kesedihan dan duka mendalam atas hilangnya nyawa-nyawa berharga.

"Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan berdoa agar mereka diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menanggung kehilangan yang tak tergantikan ini," kata Sharif dalam pernyataannya.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN