AS dan Israel Kembali Bombardir Teheran di Hari Keenam Perang dengan Iran

Jenazah korban pengeboman Israel dan Amerika Serikat di dalam peti mati bersiap untuk dimakamkan pada Selasa (3/2/2026). (Foto: WANA/ISNA/Amirhossein Khorgooei)
Teheran, MISTAR.ID
Amerika Serikat dan Israel kembali melancarkan serangan udara ke Teheran saat konflik dengan Iran memasuki hari keenam, Kamis (5/3/2026) waktu setempat.
Laporan jurnalis Al Jazeera menyebutkan ledakan besar kembali terdengar di ibu kota Iran sejak tengah malam. Warga dilaporkan terbangun akibat rangkaian serangan yang terus berlanjut.
“Sejak tengah malam kami menyaksikan gelombang serangan dimulai, dan sekitar satu jam lalu terdengar ledakan besar dari arah timur ibu kota. Bahkan gelombang kejutnya terasa di tempat kami berada,” tulis Al Jazeera dalam laporannya.
Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti target yang menjadi sasaran pemboman tersebut.
Serangan udara juga dilaporkan terjadi di sejumlah kota yang menjadi basis Kurdi, seperti Sanandaj, Saqqez, dan Bukan. Secara keseluruhan, lebih dari 150 kota di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel.
Sementara itu, pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) terus melancarkan serangan balasan. IRGC menyatakan telah meluncurkan gelombang serangan ke-19 yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Lebih dari 1.000 Warga Sipil Iran Tewas Imbas Serangan Israel-AS





















