11 Orang Tewas dalam Penyerangan dua Bus di Niger Utara, Pelakunya Kelompok Bersenjata

Titik merah di luar Agadez sebagai lokasi penyerangan 2 bus oleh kelompok bersenjata. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)
Niamey, MISTAR.ID (21/10/2026) — Kelompok bersenjata menyerang dua bus di jalan utama di Niger utara pada Selasa (20/10/2026). Media setempat dan sumber lokal mengatakan serangan itu menewaskan 11 penumpang.
"Serangan terhadap dua bus menewaskan sedikitnya 11 orang dan menyebabkan beberapa orang terluka," lapor stasiun televisi lokal Tele Sahel seperti dilansir AFP, Rabu (21/10/2026).
Bus-bus tersebut telah meninggalkan kota pertambangan Arlit pada Selasa pagi. Bus itu diserang di luar kota Agadez oleh orang-orang bersenjata yang menaiki tiga kendaraan.
"Kami sedang dalam perjalanan ke Agadez ketika kami bertemu dengan bandit yang menembaki kami," kata seorang penumpang kepada Tele Sahel sambil menunjukkan luka di bahunya.
"Ada banyak yang meninggal," jelasnya.
Ia mengatakan tentara yang mengawal konvoi bus tersebut terlibat baku tembak dengan para penyerang.
Seorang warga Agadez mengonfirmasi serangan itu kepada AFP.
Wilayah utara yang luas dan gersang di negara Afrika Barat ini sebagian besar terhindar dari kekerasan jihadis yang melanda wilayah barat dan tenggara. Namun, wilayah ini merupakan jalur perdagangan narkoba, senjata api, dan migran, khususnya menuju Eropa.
Wilayah ini juga merupakan rumah bagi kelompok-kelompok bersenjata yang memusuhi junta militer yang telah memerintah negara itu sejak kudeta 2023 yang menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum. Wilayah ini telah dilanda kekerasan terkait tambang emas ilegal, yang merupakan bisnis yang sedang berkembang pesat di wilayah tersebut.(detikcom/hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Jelang Pemilu Israel 27 Oktober, Trump Mendukung Netanyahu Wapres AS JD Vance Menolak






































