Tolak Dievakuasi saat Banjir, Seorang Warga Komplek Abdul Hamid Ditemukan Tewas

Ilustrasi. (Foto: iStock)
Medan, MISTAR.ID
Seorang warga Komplek Abdul Hamid ditemukan tewas usai menolak dievakuasi saat banjir. Korban diduga tak sempat menyelamatkan diri ketika arus menerjang permukiman. Korban diketahui bernama Cahaya Khairani Pohan, 68 tahun. Ia ditemukan di dapur rumahnya di Jalan Medan-Binjai, Sunggal, Deli Serdang.
Korban tinggal seorang diri dan menggunakan tongkat untuk berjalan. Korban sempat diajak warga mengungsi saat banjir masih tinggi, namun ia menolak dievakuasi. Menurut warga, ketinggian air di kawasan itu mencapai sekitar 1,5 meter.
“Dia tinggal sendiri. Sudah diajak warga untuk mengungsi karena kami tahu dia berjalan pakai tongkat. Tetapi dia bertahan dan tidak mau keluar dari rumah,” ujar warga bernama Dedi, Minggu (30/11/2025).
Korban kedua, seorang pria yang belum diketahui identitasnya, ditemukan tersangkut di salah satu pohon rambutan di komplek yang sama.
“Korbannya laki-laki. Kami tidak tahu namanya, kemungkinan terseret arus dari lokasi lain,” kata Dedi.
Petugas dan warga setempat masih mendata kemungkinan adanya korban lain maupun warga terdampak yang membutuhkan bantuan. Dugaan sementara, kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri ketika arus banjir menerjang pemukiman. (hm25)
























