Setelah 7 Hari Ditelusuri, Pencarian Korban Hilang di Laut Batu Bara Dihentikan

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Kuala Indah. (foto: dok TRC BPBD Batu Bara/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID
Operasi gabungan pencarian korban yang dinyatakan hilang saat melaut dihentikan setelah 7 hari tim gabungan menelusuri Perairan Batu Bara.
Tim gabungan BPBD Batu Bara, Basarnas TBA, Pol Airud, dan TNI AL melakukan pencarian tiga nelayan yang hilang sejak Jumat (28/11/2025).
Dua korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Yakni Gimun ditemukan pada Jumat (28/11/2025) dan Rusnan ditemukan pada Sabtu (29/11/2025).
Sedangkan seorang nelayan lagi atas nama Muslim, 40 tahun, warga Dusun VII Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara belum ditemukan.
Meski sudah 7 hari pencarian yang difokuskan di titik lokasi temuan dua nelayan sebelumnya serta perairan di sekitarnya namun korban Muslim tidak ditemukan.
Pelaksana tugas (Plt) Kaban BPBD Batu Bara, Ilyas melalui Satgas TRC BPBD, Eka Rahman membenarkan pencarian nelayan pemancing yang hilang tersebut sudah berlangsung selama tujuh hari.
"Tim gabungan sudah melakukan pencarian selama 7 hari dan hari ini sudah kita hentikan," ujar Eka, Jumat (5/12/2025).
Eka mengatakan pencarian terhadap korban Muslim masih tetap diupayakan namun tidak lagi melibatkan tim gabungan.
"Sesuai dengan ketentuan tim SAR memiliki waktu pencarian selama 7 hari," ucapnya.
BERITA TERPOPULER























