Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Remaja SMP Jadi Korban Begal di Lubuk Pakam, Pelaku Diduga Sebaya

Mistar.idSenin, 23 Maret 2026 19.41
journalist-avatar-top
HS
remaja_smp_jadi_korban_begal_di_lubuk_pakam_pelaku_diduga_sebaya

Lokasi pembegalan terhadap korban. (foto:sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Lubuk Pakam jajaran Polresta Deli Serdang.

Seorang remaja berinisial OKI (15), warga Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, menjadi korban perampasan sepeda motor oleh dua pelaku yang diduga masih berusia remaja.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (22/3/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB di jalan potongan yang menghubungkan kawasan perbatasan dengan Stasiun Kereta Api Lubuk Pakam, tepatnya di pinggir tembok rel di Kelurahan Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban melintas dari arah Stasiun Lubuk Pakam atau SMA Negeri 1 Lubuk Pakam menuju jalan perbatasan.

Setibanya di lokasi, korban tiba-tiba dihadang dua orang pemuda yang diduga datang dari arah sekitar Dusun Ampera.

Kedua pelaku kemudian menyergap korban dan memaksanya menuju kawasan Gang Pelak, Desa Sekip. Di lokasi tersebut, korban sempat melakukan perlawanan dan berhasil menarik kalung salah satu pelaku. Namun, karena jumlah pelaku lebih dari satu, korban akhirnya tidak berdaya dan sepeda motornya dibawa kabur.

Kerabat korban, Sri Rahmadani, menyebutkan kedua pelaku diduga masih berusia remaja dan kemungkinan seumuran dengan korban.

“Korban sempat berhenti di persimpangan rel kereta api. Tiba-tiba dua pelaku naik ke sepeda motor korban, mengancam, lalu membawa korban ke arah Gang Pelak. Di sana korban dikeroyok dan sepeda motornya dibawa kabur,” ujar Sri.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Menurutnya, identitas pelaku telah diketahui, namun saat didatangi ke rumahnya, pelaku tidak ditemukan.

“Pelaku sudah dikenali, tapi saat didatangi sudah tidak ada di rumah,” katanya. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN