Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Polisi Ungkap Perdagangan Bayi, Pasutri Diamankan Usai Transaksi di RS Eshmun

Mistar.idSelasa, 31 Maret 2026 pukul 14.36 WIB
polisi_ungkap_perdagangan_bayi_pasutri_diamankan_usai_transaksi_di_rs_eshmun

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Polres Pelabuhan Belawan mengungkap dugaan kasus perdagangan bayi yang menyeret pasangan suami istri berinisial ET dan S. Keduanya diamankan saat diduga hendak melakukan transaksi di Rumah Sakit Eshmun, Jalan Marelan Raya Pasar II, Medan, Minggu (29/3/2026).

Setelah penangkapan, petugas melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah keduanya di Jalan Perunggu Dalam Gang Keluarga, Kota Bangun, Medan Deli, Senin (30/3/2026) siang.

Seorang warga berinisial H membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Menurutnya, polisi datang mengenakan pakaian preman dan dinas.

“Ada rumah kakak itu (ET) digeledah sama polisi, pakai pakaian biasa dan pakaian dinas kemarin Senin siang. Tapi sepertinya tidak ada yang dibawa oleh polisi,” ucap H saat ditemui, Selasa (31/3/2026).

H juga menyebut ET bersama suaminya telah lebih dulu diamankan polisi sehari sebelumnya.

“Kakak itu (ET) sudah diamankan polisi sama suaminya,” tuturnya.

Informasi yang dihimpun, kasus ini bermula dari seorang wanita berinisial A yang sedang hamil diduga di luar nikah. Ia kemudian menjalani proses persalinan secara caesar di RS Eshmun tanpa kehadiran sosok suami.

Dari situ, ET dan suaminya diduga terlibat dalam praktik perdagangan bayi. Dugaan ini menguat setelah polisi menelusuri proses kehamilan A yang sebelumnya sempat menjalani pemeriksaan kandungan di sebuah klinik bidan di Jalan Perunggu Dalam milik seorang bidan berinisial A.

Klinik tersebut diketahui juga telah diperiksa polisi sebagai bagian dari pendalaman kasus.

Terpisah, Kasi Humas Polres Belawan, AKP Edi Suranta, ketika dikonfirmasi belum bersedia memberikan jawaban. Ia mengaku akan meneruskan ke Satreskrim Polres Belawan terkait hal itu.

"Kita tanyakan dulu ke Reskrim ya," ujarnya. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN