Friday, June 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Polisi Selidiki Kematian Bayi di Deli Serdang, Orang Tua Korban Dititip ke Rumah Sosial

Mistar.idSabtu, 2 Mei 2026 16.21
AN
HS
polisi_selidiki_kematian_bayi_di_deli_serdang_orang_tua_korban_dititip_ke_rumah_sosial

Kedua orang tua bayi diamankan polisi untuk kepentingan penyelidikan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Polresta Deli Serdang masih mengusut dugaan tindak pidana dalam kasus kematian seorang bayi berusia sekitar setengah bulan di Desa Batang Kuis Pekan, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana melalui Pelaksana Sementara (Ps) Kasat Reskrim AKP Marvel Ansanay menyampaikan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam dengan memeriksa sejumlah saksi serta menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan psikologis terhadap kedua orang tua bayi yang masih berstatus terduga.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam sambil menunggu hasil autopsi jenazah bayi. Pemeriksaan oleh tim dokter terhadap kondisi psikologis terduga juga masih berlangsung,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Dua orang tua bayi berinisial LR dan ES diduga terkait dalam kasus tersebut. Untuk kepentingan penyelidikan serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, keduanya sementara dititipkan di rumah singgah milik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Sosial di Kecamatan Beringin.

Langkah tersebut diambil setelah pemilik tempat tinggal sebelumnya tidak lagi mengizinkan keduanya menempati rumah tersebut.

Peristiwa ini bermula saat LR dan ES membawa bayi mereka ke Puskesmas Batang Kuis. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas medis menemukan kejanggalan berupa adanya lebam pada tubuh bayi yang saat itu sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa dan aparat Kepolisian Sektor Batang Kuis. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban dan mengamankan kedua orang tua bayi ke Polresta Deli Serdang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN