Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Polisi Pastikan Tersangka Berniat Sendiri Bakar Rumah Hakim, Beberapa Penadah Masih Diburu

Mistar.idSenin, 1 Desember 2025 15.40
journalist-avatar-top
AS
polisi_pastikan_tersangka_berniat_sendiri_bakar_rumah_hakim_beberapa_penadah_masih_diburu

Tersangka Azis ketika ditanyai wartawan hanya diam menuju mobil petugas.(f:putra/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Rekonstruksi yang dilakukan petugas terhadap kasus pencurian dan pembakaran rumah Hakim Khamozaro Waruwu dilakukan sebanyak 38 adegan.

Mulai dari tersangka Azis pamit dari rumah dan mengaku hendak interview, membeli bensin, hingga melakukan pencurian emas dan pembakaran rumah Khamozaro Waruwu. Selanjutnya, tersangka menjual emas tersebut di beberapa toko emas dan membagi uangnya kepada dua rekannya yang mengetahui perbuatannya untuk tutup mulut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto menerangkan, dalam rekonstruksi tersebut pihaknya tidak menemukan fakta baru.

"Sejauh ini masih sesuai dengan berita acara yang disampaikan tersangka. Itu juga sudah diakui oleh tersangka maupun saksi dan JPU," ucapnya, Senin (1/12/2025).

Terkait pelaku lain, Bayu mengaku ada beberapa yang masih dilakukan pengejaran, yakni penadah hasil curian emas yang dijual tersangka utama, Fahrul Azis Siregar.

"Tersangka lain masih pengembangan karena untuk penadah masih satu orang. Masih ada tersangka yang nanti ke depannya kita kembangkan. Kemungkinan ada beberapa lagi," tuturnya.

Disinggung ada tidaknya dugaan motif lain, Bayu mengaku tidak ada. Menurutnya, seluruh rangkaian penyelidikan dan penyidikan telah menunjukkan bahwa pelaku utama adalah Azis. Selain itu, motif dari perbuatan Azis juga telah diakuinya karena sakit hati.

"Tidak ada (orang yang menyuruh). Sejauh ini hanya yang bersangkutan saja, niat pribadi. Selama ini sesuai dengan yang direkonstruksikan dari keterangannya. Tidak ada niat tersendiri karena dia sudah ikut di sini hampir tiga tahun lebih dan sudah mengetahui di mana posisi dan situasi rumah tersebut. Nyatanya tempat kunci, tempat perhiasan sudah diketahuinya," ujarnya.

Terpisah, Azis ketika dimintai keterangannya oleh wartawan memilih diam, termasuk ketika ditanya ada tidaknya orang yang menyuruhnya melakukan pembakaran rumah hakim tersebut.

"Nggak ada," ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN