Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Begini Kedekatan Hakim Khamozaro Waruwu Dengan Dua Tersangka

Mistar.idSenin, 1 Desember 2025 15.03
journalist-avatar-top
AS
begini_kedekatan_hakim_khamozaro_waruwu_dengan_dua_tersangka

Hakim Khamozaro Waruwu ketika memberi keterangan kepada wartawan.(f:putra/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Selain Fahrul Azis Siregar, tersangka Oloan Hamonangan Simamora juga menitipkan air mata. Ia meminta maaf kepada Hakim Khamozaro Waruwu beserta keluarga. Pasalnya, pria itu juga mengaku sudah mengenal lama hakim tersebut dan keluarganya. Bahkan, hubungannya dengan Hakim Khamozaro Waruwu dikatakan sangat dekat.

Dijelaskan Khamozaro Waruwu, Hamonangan merupakan jemaatnya di gereja. Sementara Khamozaro merupakan gembala di gereja yang sama.

"Hamonangan itu jemaat saya. Saya gembala di gerejanya dan sehari-hari selalu memperhatikan mereka. Kalau Azis sudah saya anggap seperti anak, keluarga saya. Makanya ketika ia melakukan ini saya kecewa. Kok sampai begitu?" ucapnya, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, statement Azis yang mengaku sakit hati tidak benar.

"Kalau sakit hati itu tidak benar. Tadi kan kelihatan. Kalau sakit hati pasti kelihatan. Itu tidak benar." ujarnya.

Termasuk ungkapan Azis yang mengaku sakit hati karena tidak dibantu biaya menikah. Menurut Khamozaro, saat itu Azis sedang tidak bekerja bersamanya.

"Nikahnya tiga tahun lalu, saat dia tidak bekerja sama saya. Jadi kalau dibilang dia marah karena saya pernah berjanji, saya mau katakan itu sesuatu yang perlu dipertanyakan. Karena dia menikah tiga tahun lalu saat dia tidak kerja sama kami," katanya.

Lanjutnya, Azis terakhir kali bekerja bersamanya setahun lebih yang lalu. Ia kemudian meminta keluar sekitar tiga pekan sebelum kejadian. Alasannya, Azis mengaku hendak pulang kampung.

"Dia minta keluar, bukan saya pecat. Dia beralasan katanya pulang kampung. Makanya saya kaget ternyata Azis di sini. Berarti bohong dia kalau dia pulang kampung," ucapnya.

Hakim yang menangani perkara Akhirun Piliang dan Rayhan Dulasmi Piliang itu juga menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berjanji apa pun kepada Azis.

"Istri saya sering bantu dia. Karena dia sudah lama tinggal sama kami. Sebelum dia menikah itu, dia tinggal sama kami di lantai 2 itu. Sudah seperti anak saya. Saya tidak pernah menjanjikan apa pun sebelum dia menikah. Nggak mungkin saya bohong lah," tuturnya.

Disinggung ada tidaknya yang janggal terhadap pengungkapan maupun rekonstruksi, Khamozaro enggan berkomentar. Menurutnya, selaku korban dalam perkara tersebut ia tidak dapat memberikan penilaian.

"Silakan saja nilai, jangan saya suruh menilai karena saya korban. Termasuk dugaan pelaku lain, saya tidak bisa komentar. Silakan saja. Tapi saya sudah melepaskan pengampunan kepada mereka," ujarnya meninggalkan wartawan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN