Pengasuh Pondok Tahfidz di Sei Mencirim Diduga Cabuli Santriwati

Terduga AM saat diamankan warga di lokasi. (Foto: Istimewa/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Suasana di Desa Sei Mencirim mendadak heboh setelah salah satu Pondok Tahfidz dirubuhkan warga, Minggu (4/1/2026) malam. Aksi tersebut dipicu dugaan pencabulan yang dilakukan pengasuh pondok berinisial AM terhadap seorang santriwati berinisial N.
Menurut keterangan salah seorang warga, Hendro, dugaan perbuatan AM terungkap setelah N mengeluh kepada orang tuanya dan menolak kembali ke pondok setelah masa libur. Sikap tersebut menimbulkan kecurigaan pihak keluarga hingga akhirnya remaja yang duduk di bangku kelas I SMA itu mengungkapkan kejadian yang dialaminya.
“Pas libur, dia nggak mau balik ke pondok. Terus dia ngaku kalau pernah ditidurin,” ucap Hendro saat ditemui di lokasi, Senin (5/1/2026).
Mendengar pengakuan tersebut, keluarga N mendatangi pondok tahfidz itu. Di lokasi, sempat terjadi ketegangan hingga akhirnya wali santriwati lain mengaku anaknya juga pernah mengalami pelecehan oleh AM.
“Mereka para wali itu ada grup WhatsApp. Di situ ngaku semua kalau anaknya pernah dipegang-pegang. Kalau ditidurin cuma si N dan itu sudah beberapa kali pengakuannya,” tuturnya.
Warga yang geram mendengar pengakuan tersebut sempat berupaya menghakimi AM. Namun, petugas dari Polsek Sunggal tiba di lokasi dan mengamankan terduga pelaku dari kerumunan warga.
“Orang Sunggal yang mengamankan tadi malam. Si N sama orang tuanya kabarnya juga sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan,” ujarnya. (hm25)
BERITA TERPOPULER























