Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pencarian Korban Banjir Batang Toru Libatkan K-9, Empat Kinain Dikerahkan

Mistar.idRabu, 3 Desember 2025 19.43
JS
MI
pencarian_korban_banjir_batang_toru_libatkan_k9_empat_kinain_dikerahkan

Kinain dikerahkan mencari korban banjir bandang di Kecamatan Batang Toru. (foto:iqbal/mistar)

news_banner

Tapsel, MISTAR.ID

Petugas pencarian korban banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mulai melibatkan K-9 untuk melacak keberadaan korban. Saat ini, sebanyak empat kinain dikerahkan.

Operasi dipimpin oleh Kompol Kadarman dari K-9 Ditpolsatwa Baharkam Polri. Pencarian dengan empat kinain bernama Walet, Dasa, Ari, dan Rubin dilakukan sejak Senin (1/12/2025).

“Ya, kita menurunkan empat K-9 (anjing pelacak) di kawasan Tapsel, di Kecamatan Batang Toru,” ujarnya kepada Mistar, Rabu (3/12/2025) di sela operasi.

Kadarman mengatakan pelacakan dilakukan hanya untuk menemukan titik yang diduga terdapat korban. Nantinya, proses evakuasi akan dilakukan petugas lainnya.

“Ini sifatnya kita hanya mencari, setelah mencari kita kasih tanda, dan sejauh ini ada beberapa titik yang sudah kita beri tanda, kurang lebih ada tujuh titik,” ucapnya.

Menggerahkan kinain terbaik, Kadarman mengaku pihaknya tidak luput dari kendala. Tumpukan kayu besar di lokasi membuat petugas harus melakukan evaluasi.

“Kalau kendalanya, karena ini banjir bandang sifatnya meluas, kemudian banyak kayu-kayu besar juga. Ketika kita dapat titiknya, kendalanya ada pada alat berat, hanya itu saja,” ujarnya.

Informasi dari masyarakat juga dimanfaatkan tim K-9 untuk memperkuat dugaan lokasi korban.

“Teknisnya, pertama kita dapat informasi dari masyarakat, lalu kita lakukan penyisiran dan kita bagi dua tim. Tim pertama memakai dua kinain dan satu tim lagi memakai dua kinain,” tutur Kadarman.

Melihat masih adanya kemungkinan korban yang belum ditemukan di Kecamatan Batang Toru, Kadarman belum dapat memastikan sampai kapan operasi K-9 akan terus dilakukan.

“Kalau itu, kita masih lihat kondisi ke depan bagaimana, karena di daerah lain kita juga masih melakukan pelacakan,” katanya.

Diketahui, Batang Toru merupakan salah satu daerah dengan tingkat bencana alam terbesar di Kabupaten Tapsel. Menurut data terakhir Puskesmas Batang Toru, 41 korban meninggal dunia telah diserahkan ke keluarga. Sementara berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel, 16 korban yang tidak berhasil diidentifikasi dimakamkan secara massal. (hm16)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN