Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Lae Simbelin Dairi Hari Ketiga Belum Ditemukan

Tim Basarnas melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Lae Simbelin Dairi.(Foto: Edwin/Mistar).
Dairi, MISTAR.ID
Pencarian Ferri Sinaga, bocah berusia 12 tahun yang diduga hanyut saat mandi bersama empat rekannya di Sungai Lae Simbelin, Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-pungga (SPP), Kabupaten Dairi, belum membuahkan hasil pada hari ketiga, Selasa (10/3).
Menurut Camat SPP, Edwin Nababan, tim pencarian masih melakukan pemantauan dan koordinasi intensif.
“Pencarian korban hanyut di hari ketiga setelah kejadian belum ditemukan. Belum ada perkembangan sampai malam ini,” ujar Edwin saat dikonfirmasi melalui telepon dan WhatsApp.
Tim Pencarian Tetap Bergerak
Pencarian dilakukan secara terpadu oleh Basarnas, masyarakat setempat, dan Forkopimca. Tim menempatkan pos di lima titik sepanjang aliran sungai, yaitu: Desa Bakal Gajah, Desa Simungun, Desa Sopo Butar, Lae Pangaroan, dan Desa Lae Panginuman
Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan kemungkinan menemukan Ferri secepat mungkin.
Kronologi Kejadian
Ferri Sinaga hanyut pada Minggu, 8 Maret 2026, saat mandi bersama empat rekannya di Sungai Lae Simbelin. Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.
Pihak keluarga, masyarakat, dan tim SAR terus berharap Ferri dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
BERITA TERPOPULER























