Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pasutri yang Tewas Kecelakaan di Jalan Perkebunan TIU Batu Bara Ternyata Hendak Melayat

Mistar.idJumat, 20 Maret 2026 12.01
journalist-avatar-top
EP
pasutri_yang_tewas_kecelakaan_di_jalan_perkebunan_tiu_batu_bara_ternyata_hendak_melayat

Tabrakan laga kambing antara mobil pikup kontra sepeda motor Supra menyebabkan dua orang tewas di lokasi kejadian. (foto : Istimewa/Mistar)

news_banner

‎‎Batu Bara, MISTAR.ID

Pasangan suami istri (pasutri) yang tewas kecelakaan di Jalan Perkebunan Tanah Itam Ulu (TIU) Batu Bara ternyata hendak melayat saudaranya di Desa Simpang Gambus.

Pasutri Agus Suprianto, 45 tahun dan Ani Hanapiah, 43 tahun, mengendarai sepeda motor Honda Supra 125x tabrakan mobil pikup Daihatsu Grandmax di Jalan lintas Lima Puluh - Simpang Dolok tepatnya kawasan perkebunan PTPN IV Kebun Tanah Itam Ulu (TIU) Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, Kamis (19/3/2026) sekira pukul 13.30 WIB.

‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara Ipda Junaidi mengatakan berdasarkan keterangan saksi-saksi di tempat kejadian peristiwa (TKP), kecelakaan itu berawal saat mobil pikup pelat BK 8596 TU yang dikemudikan Eko Ismanto, warga Nagori Pamatang Asilom Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun datang dari arah Pematangsiantar menuju arah Tanjung Tiram hendak membeli kelapa.

‎‎Diduga melaju kencang dan hendak menyalip kendaraan didepannya, tiba-tiba dari arah depannya muncul sepeda motor Honda Supra X 125 pelat BK 4209 TBE yang dikemudikan pasutri tinggal di Dusun Lima, Serambingan, Desa Lubuk Besar Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara.

‎Tabrakan pun tidak terelakkan sehingga penumpang sepeda motor Ani Hanafiah bersama sepeda motor terlempar jauh ke luar beram. Sedangkan pengendara Agus Suprianto malah terlempar ke arah mobil pikup.

‎Akibat tabrakan tersebut, Agus Suprianto mengalami luka robek pada wajah sebelah kiri, bibir atas robek, robek pada kaki sebelah kanan, luka robek pada testis dan meninggal dunia di TKP.

‎Ani Hanafiah yang dibonceng dan terlempar jauh keluar beram jalan juga meninggal dunia di TKP dengan luka dan patah pada kedua kaki, luka robek pada kepala sebelah kiri, dan patah pada tangan kiri.

‎Kedua korban tewas dievakuasi personel Satlantas bersama personel Pos Pelayanan 2 Ops Ketupat Toba 2026 Lima Puluh ke Puskesmas Lima Puluh.

‎Sementara itu, sopir mobil pikup Eko Ismanto tidak mengalami luka-luka. ‎Tabrakan juga mengakibatkan mobil pikup Daihatsu Grandmax mengalami kerusakan pada bomper depan pecah, kaca depan pecah, pintu samping peot, dan bodi samping lecet.

‎Demikian pula sepeda motor Honda Supra X mengalami rusak rinsek bagian depan, ban depan baling, sock depan patah, bodi samping pecah, knalpot peot, dan bangku patah.

‎"Kedua kendaraan yang terlibat tabrakan bersama pengemudi mobil pikup telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara guna proses hukum lebih lanjut," ucap Junaidi.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN